SIG Tingkatkan Ketahanan Siber, Lindungi Infrastruktur Vital Perusahaan
Jum'at, 21 November 2025 - 10:31 WIB
loading...
Tim SIG CSIRT berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi ICE 4.0. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat ketahanan siber perusahaan seiring meningkatnya kompleksitas ancaman digital terhadap sektor industri. Sejumlah langkah strategis ditempuh untuk memastikan infrastruktur teknologi informasi SIG tetap terlindungi, mulai dari pembentukan tim tanggap insiden siber hingga penguatan budaya keamanan digital di lingkungan perusahaan.
SIG secara resmi membentuk Tim SIG CSIRT (Computer Security Incident Response Team) pada Januari 2024 sebagai garda depan dalam memitigasi dan merespons insiden keamanan siber di lingkungan SIG Group. Tim ini merupakan bagian dari upaya peningkatan ketahanan siber perusahaan yang dianggap krusial seiring percepatan transformasi digital.
"SIG memiliki komitmen agar infrastruktur teknologi yang kami bangun aman dan andal. Karena itu, penguatan ketahanan siber menjadi pilar penting dalam perjalanan transformasi digital perusahaan," ujar Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian dalam pernyataannya, Jumat (21/11/2025).
Baca Juga: Kian Diminati Konsumen, Produk Semen dari SIG Jadi Unggulan di Bali
Selain membentuk CSIRT, SIG juga menjalankan program Agent of Security Education, Training and Awareness (SETA) untuk memberikan edukasi berkala kepada seluruh karyawan mengenai pentingnya keamanan siber. Program ini dirancang untuk membangun kesadaran kolektif agar seluruh insan SIG mampu berperan aktif melindungi aset digital perusahaan.
Andriano menuturkan kolaborasi seluruh karyawan menjadi kunci dalam membangun ekosistem keamanan digital yang kuat. Dia optimistis penguatan kapasitas internal tersebut akan memperkokoh upaya SIG dalam melanjutkan transformasi digital berbasis teknologi yang tepercaya.
SIG secara resmi membentuk Tim SIG CSIRT (Computer Security Incident Response Team) pada Januari 2024 sebagai garda depan dalam memitigasi dan merespons insiden keamanan siber di lingkungan SIG Group. Tim ini merupakan bagian dari upaya peningkatan ketahanan siber perusahaan yang dianggap krusial seiring percepatan transformasi digital.
"SIG memiliki komitmen agar infrastruktur teknologi yang kami bangun aman dan andal. Karena itu, penguatan ketahanan siber menjadi pilar penting dalam perjalanan transformasi digital perusahaan," ujar Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian dalam pernyataannya, Jumat (21/11/2025).
Baca Juga: Kian Diminati Konsumen, Produk Semen dari SIG Jadi Unggulan di Bali
Selain membentuk CSIRT, SIG juga menjalankan program Agent of Security Education, Training and Awareness (SETA) untuk memberikan edukasi berkala kepada seluruh karyawan mengenai pentingnya keamanan siber. Program ini dirancang untuk membangun kesadaran kolektif agar seluruh insan SIG mampu berperan aktif melindungi aset digital perusahaan.
Andriano menuturkan kolaborasi seluruh karyawan menjadi kunci dalam membangun ekosistem keamanan digital yang kuat. Dia optimistis penguatan kapasitas internal tersebut akan memperkokoh upaya SIG dalam melanjutkan transformasi digital berbasis teknologi yang tepercaya.
Lihat Juga :