PLN Dorong Wirausaha Muda Melalui Akselerasi UMKM di INACRAFT 2025

Jum'at, 21 November 2025 - 17:15 WIB
loading...
PLN Dorong Wirausaha...
Mengusung tema Energizing Craft, Sparking Culture, Powering Future, booth PLN tampil dengan konsep hybrid experiential booth yang memadukan pameran offline, live streaming, serta interaksi dan flash sale digital. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) bersama Yayasan Cahaya Pelita Karya (YCPK) memperkuat komitmen dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program Akselerasi Mitra Binaan PLN. Program ini menjadi bagian dari pameran INACRAFT 2025 Vol. 4: Youthpreneurs, yang digelar pada 1-5 Oktober 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Hall A, Booth A4.

Program akselerasi ini dirancang sebagai wadah bagi UMKM binaan PLN untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas digital, serta memperkuat branding produk kriya lokal Indonesia. Mengusung tema besar “Energizing Craft, Sparking Culture, Powering Future”, booth PLN tampil dengan konsep hybrid experiential booth yang memadukan pameran offline, live streaming, serta interaksi pengunjung melalui games dan flash sale digital.

Baca Juga: Dukung Pengembangan Usaha, PLN Hadirkan UMKM Binaan di Bazar Merdeka Kementerian BUMN

Selama lima hari penyelenggaraan, booth PLN menjadi salah satu area yang paling ramai dikunjungi. Antusiasme tinggi dari pengunjung menjadi bukti bahwa produk-produk UMKM binaan PLN semakin diminati karena mampu menampilkan karakter, inovasi, dan nilai keberlanjutan yang kuat. Selain memperluas jejaring secara langsung, para peserta juga berhasil memperkenalkan produknya kepada audiens baru melalui kanal daring dan media sosial yang dikelola secara profesional selama pameran berlangsung.

Sebanyak tujuh UMKM binaan PLN berpartisipasi dalam program ini setelah melalui proses kurasi dan bimbingan teknis selama satu bulan penuh. Mereka adalah Hijab Auli Mustlima dan Rayama Batik dari HUB UMK Banten, serta Limittes ID, D’Craft Indonesia, Tikaetnika, Prau Handmade, dan Made By DE dari HUB UMK Jakarta. Masing-masing menampilkan karya yang mengangkat nilai budaya dan keberlanjutan dengan sentuhan desain modern yang merepresentasikan semangat generasi muda dalam mengembangkan ekonomi kreatif nasional.

Ketua Yayasan Cahaya Pelita Karya (YCPK), Chrestianza Ulfia Kuswana mengatakan, bahwa kolaborasi ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.

“Melalui program akselerasi ini, PLN tidak hanya memberikan energi listrik, tetapi juga energi semangat bagi UMKM untuk terus berkembang. PLN ingin pelaku usaha muda mampu membangun merek yang kuat, berdaya saing, dan membawa nilai budaya Indonesia ke kancah global,” ujar Chrestianza.

Dalam pelaksanaannya, PLN menggandeng YCPK sebagai mitra utama yang berperan dalam pendampingan branding, kurasi, serta pendampingan persiapan menuju pameran bagi peserta. Sebelum pameran, para UMKM mendapatkan pembekalan intensif seputar promosi daring, fotografi produk, dan pengelolaan toko digital agar siap menghadapi pasar yang semakin kompetitif.

Selama INACRAFT berlangsung, booth PLN menjadi pusat aktivitas interaktif. Pengunjung dapat mengikuti games menarik, menyaksikan talkshow produk, hingga berpartisipasi dalam hybrid flash sale bersama para KOL dan influencer dari jaringan GETI Incubator. Melalui kolaborasi ini, PLN juga memfasilitasi business matching antara peserta dan calon pembeli potensial dari kalangan agen, retailer, dan distributor besar.

Pendampingan tidak berhenti setelah pameran berakhir. PLN dan YCPK terus memantau perkembangan para peserta, membantu optimalisasi kanal penjualan daring, serta memperluas akses promosi melalui media digital dan jaringan mitra bisnis. Hasilnya, banyak pelaku UMKM yang kini berhasil membangun kehadiran merek secara online dan menjangkau pasar baru di luar daerah asal mereka.

Baca Juga: PLN Dukung Bisnis UMKM Mitra Binaan

Keberhasilan program ini mendorong PLN dan YCPK untuk mereplikasi model akselerasi di wilayah lain, agar semakin banyak pelaku UMKM memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan kapasitas bisnisnya. Menurut Chrestianza, kunci keberlanjutan pembinaan UMKM adalah kesinambungan pendampingan. “Setelah pameran, kami terus mendampingi peserta agar mampu menjaga kualitas produk, konsistensi promosi, dan jejaring pasar mereka,” tuturnya.

Partisipasi PLN dalam INACRAFT 2025 menegaskan peran perusahaan bukan hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai penggerak energi sosial, budaya, dan ekonomi. INACRAFT 2025 sendiri merupakan pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, dengan lebih dari 1.300 peserta dari 34 provinsi dan kunjungan mencapai 150 ribu orang selama lima hari penyelenggaraan.

Melalui Program Akselerasi Mitra Binaan, PLN membuktikan bahwa energi yang mereka hasilkan bukan hanya menggerakkan mesin industri, tetapi juga menyalakan semangat dan kreativitas anak muda Indonesia untuk membawa produk kriya lokal ke pasar digital dan global.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Terungkap Penyebab Padam...
Terungkap Penyebab Padam Listrik Massal di Sumatera: Cuaca Buruk hingga Efek Banjir Bandang
4,8 Juta Pelanggan PLN...
4,8 Juta Pelanggan PLN di Pulau Sumatera Masih Terdampak Mati Listrik Serempak
Dirut PLN Ungkap Kronologi...
Dirut PLN Ungkap Kronologi dan Penanganan Insiden Padam Listrik Masal di Pulau Sumatera
Gangguan Transmisi 275...
Gangguan Transmisi 275 kV Jadi Penyebab Listrik Padam di Sumatera
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Rekomendasi
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
Setelah 18 Tahun Dee...
Setelah 18 Tahun Dee Lestari Akhirnya Rilis Album Lagi, Mendiang Suami Jadi Alasan
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Berita Terkini
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved