Pertamina Jamin Pasokan Stok BBM di Tengah Ramalan Cuaca Ekstrem
Sabtu, 22 November 2025 - 09:57 WIB
loading...
A
A
A
Simon menambahkan, Satgas ini akan memantau seluruh rantai suplai BBM dan LPG, mulai dari terminal, kapal pengangkut, hingga SPBU di berbagai daerah. Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan stakeholder terkait juga diperkuat untuk memastikan pasokan tetap aman selama periode libur panjang.
Adapun berdasarkan informasi BMKG mulai tanggal 18 sampai dengan 21 November 2025, tinggi gelombang 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Baca Juga: SKK Migas Dorong Penguatan Rantai Suplai Industri Hulu Migas
Seperti Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Aceh, Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudera Hindia selatan NTT, Selat Makassar bagian tengah, Selat Makassar bagian utara, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Laut Banda, Laut Seram, Laut Arafuru bagian utara, dan Laut Arafuru bagian tengah.
Sementara tinggi gelombang 2,5 - 4,0 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna dan Laut Arafuru bagian barat. Kondisi ini akan diperkirakan bakal berpengaruh terhadap operasional kapal laut, termasuk kapal-kapal Pertamina yang mengangkut BBM.
Adapun berdasarkan informasi BMKG mulai tanggal 18 sampai dengan 21 November 2025, tinggi gelombang 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Baca Juga: SKK Migas Dorong Penguatan Rantai Suplai Industri Hulu Migas
Seperti Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Aceh, Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudera Hindia selatan NTT, Selat Makassar bagian tengah, Selat Makassar bagian utara, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Laut Banda, Laut Seram, Laut Arafuru bagian utara, dan Laut Arafuru bagian tengah.
Sementara tinggi gelombang 2,5 - 4,0 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna dan Laut Arafuru bagian barat. Kondisi ini akan diperkirakan bakal berpengaruh terhadap operasional kapal laut, termasuk kapal-kapal Pertamina yang mengangkut BBM.
(akr)
Lihat Juga :