QRIS Bisa Dipakai di China dan Korsel Mulai Tahun Depan, BI Kejar India dan Arab

Sabtu, 22 November 2025 - 20:35 WIB
loading...
QRIS Bisa Dipakai di...
Mulai tahun depan, transaksi menggunakan sistem QRIS akan dapat digunakan di dua negara Asia Timur, yaitu China dan Korea Selatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan masyarakat Indonesia akan semakin mudah bertransaksi tanpa uang tunai di luar negeri. Mulai tahun depan, transaksi menggunakan sistem Quick Response Code Indonesian Standard ( QRIS ) akan dapat digunakan di dua negara Asia Timur, yaitu China dan Korea Selatan.

"Awal tahun depan beli dim sum di Beijing bisa, lalu beli Toppoki di Seoul juga bisa," kata Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta (Fili).

Selain dua negara tersebut, BI juga menargetkan penyelesaian proses kerja sama transaksi QRIS dengan India agar bisa terealisasi pada tahun 2026. "Dengan India terus kita kejar supaya iya bisa beli kare di sana," papar Fili.

Baca Juga: 5 Negara Pengguna QRIS, Sistem Pembayaran RI yang Sempat Diprotes AS

Namun untuk Arab Saudi, Filianingsih menyebut progresnya masih cukup panjang dan masih dalam tahap negosiasi intensif dengan pihak kerajaan. Fokusnya adalah mengintegrasikan uang elektronik Indonesia ke dalam Nusuk Apps untuk memudahkan pembayaran bagi jemaah umrah dan haji.



Sebelumnya, QRIS telah lebih dulu terintegrasi dan bisa digunakan di beberapa negara ASEAN seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Negara terakhir yang telah memperkenankan penggunaan QRIS adalah Jepang melalui sistem JPQR.

Perluasan akseptasi pembayaran digital ini didukung oleh kinerja transaksi yang sangat positif di dalam negeri. Volume Transaksi Pembayaran Digital mencapai 4,45 miliar transaksi pada Oktober 2025, tumbuh 31,20% (year-on-year/yoy).

Baca Juga: Transaksi QRIS Kalahkan Kartu Kredit, Capai 56 Juta Pengguna

Transaksi QRIS mengalami pertumbuhan yang paling pesat, mencapai 139,45% (yoy), didorong oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant. Volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 446,77 juta transaksi atau tumbuh 31,96 persen (yoy), dengan nilai transaksi mencapai Rp1.115,09 triliun pada Oktober 2025.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Infografis
Pertemuan Putin dan...
Pertemuan Putin dan Trump Digelar Bulan Ini di Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved