Lewat Proyek NCICD, Brantas Abipraya Gelar Sertifikasi SKK dan K3
Senin, 24 November 2025 - 22:39 WIB
loading...
Meningkatkan kompetensi tenaga kerja serta perkuat penerapan K3 di lingkungan proyek (NCICD) Fase A Lokasi 1 Paket 1, Brantas Abipraya menggelar Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) dan Sertifikasi K3. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja serta memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan proyek, Brantas Abipraya secara resmi menggelar kegiatan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) dan Sertifikasi K3 . Hal ini ditujukan kepada seluruh pekerja yang terlibat dalam pelaksanaan proyek garapan BUMN konstruksi yakni Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A Lokasi 1 Paket 1.
Dengan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) GATENSI, juga Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan LSP GATAKSINDO, program sertifikasi SKK dan K3 ini melibatkan 47 tenaga kerja dari berbagai posisi dengan jenjang 3 hingga 9 untuk memastikan setiap personel proyek memiliki kompetensi sesuai standar nasional sekaligus memahami prosedur keselamatan kerja yang berlaku.
“Penyelenggaraan sertifikasi SKK dan K3 ini merupakan komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh tenaga kerja memiliki keahlian dan kesadaran K3 yang memadai," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana.
Baca Juga: Merayakan 45 Tahun lewat Beragam Inovasi, Brantas Abipraya Merajut Masa Depan
Ditambahkan Dian Sovana, dengan adanya sertifikasi ini Brantas Abipraya ingin memberikan jaminan bahwa proyek berjalan dengan aman, berkualitas, dan sesuai regulasi. Sebagai informasi, dengan mengantongi Sertifikasi SKK dapat menilai kemampuan teknis pekerja berdasarkan standar kompetensi nasional, sementara sertifikasi K3 berfokus pada pemahaman pekerja terkait penerapan prosedur keselamatan, mengidentifikasi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan respons terhadap keadaan darurat.
Sertifikasi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan perusahaan, yakni Abipraya Pintar yang sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ke-5, yaitu peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan mengintegrasikan peningkatan kompetensi dan fokus K3 dalam satu program Abipraya Pintar, BUMN konstruksi ini memastikan bahwa setiap proyek yang dikerjakan dibangun oleh tenaga terampil yang bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat.
Salah satu peserta sertifikasi, Faisal menjelaskan bahwa manfaat yang dirasakan setelah mendapatkan pembekalan dan sertifikasi membuatnya menjadi lebih percaya diri dalam melakukan pekerjaan di lapangan, khususnya untuk mengidentifikasi potensi-potensi kecelakaan kerja dan memitigasi risiko-risiko yang kemungkinan terjadi di lingkungan proyek.
Program pelatihan yang mengadopsi Creating Shared Value (CSV) selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk meningkatkan kompetensi pekerja dan mendorong perusahaan memberikan kontribusi pada peningkatan SDM nasional. Dengan langkah ini, Brantas Abipraya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun fondasi SDM yang kuat, kompeten, dan terlindungi.
Sebagai informasi, sebelumnya Brantas Abipraya juga telah menggelar program pelatihan dan sertifikasi di SKK dan K3 di Site Peralatan dan Precast Pabrik Subang (23/10). Total peserta yang mengikuti program pelatihan dan sertifikasi ini adalah sebanyak 49 peserta dengan rincian SKK sebanyak 34 peserta dan Sertifikasi K3 sebanyak 15 peserta.
Melalui strategi ini, Brantas Abipraya tidak hanya berperan sebagai pelaksana proyek strategis nasional, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan SDM yang unggul, berdaya saing di sektor konstruksi, serta sekaligus memastikan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan bagi seluruh pekerjanya.
Baca Juga: Makin Moncer, BUMN Konstruksi Brantas Abipraya Kantongi Sertifikasi BIM
Komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung SDM konstruksi unggul ini pun telah mengantongi penghargaan, yaitu diraihnya Mandaya Award 2025 - Anugerah Pemberdayaan Masyarakat, yang diselenggarakan oleh Mandaya Hospital Group sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan dan institusi yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan dan edukasi kesehatan. Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Brantas Abipraya dalam menjalankan program TJSL yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Penghargaan ini diraih atas komitmen nyata kami dalam menjalankan program TJSL yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar wilayah operasional Brantas Abipraya. Ini merupakan wujud keseriusan kami, dedikasi tanpa henti untuk pemberdayaan Masyarakat lewat program Abipraya Pintar," tutup Dian.
Dengan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) GATENSI, juga Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan LSP GATAKSINDO, program sertifikasi SKK dan K3 ini melibatkan 47 tenaga kerja dari berbagai posisi dengan jenjang 3 hingga 9 untuk memastikan setiap personel proyek memiliki kompetensi sesuai standar nasional sekaligus memahami prosedur keselamatan kerja yang berlaku.
“Penyelenggaraan sertifikasi SKK dan K3 ini merupakan komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh tenaga kerja memiliki keahlian dan kesadaran K3 yang memadai," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana.
Baca Juga: Merayakan 45 Tahun lewat Beragam Inovasi, Brantas Abipraya Merajut Masa Depan
Ditambahkan Dian Sovana, dengan adanya sertifikasi ini Brantas Abipraya ingin memberikan jaminan bahwa proyek berjalan dengan aman, berkualitas, dan sesuai regulasi. Sebagai informasi, dengan mengantongi Sertifikasi SKK dapat menilai kemampuan teknis pekerja berdasarkan standar kompetensi nasional, sementara sertifikasi K3 berfokus pada pemahaman pekerja terkait penerapan prosedur keselamatan, mengidentifikasi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan respons terhadap keadaan darurat.
Sertifikasi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan perusahaan, yakni Abipraya Pintar yang sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ke-5, yaitu peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan mengintegrasikan peningkatan kompetensi dan fokus K3 dalam satu program Abipraya Pintar, BUMN konstruksi ini memastikan bahwa setiap proyek yang dikerjakan dibangun oleh tenaga terampil yang bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat.
Salah satu peserta sertifikasi, Faisal menjelaskan bahwa manfaat yang dirasakan setelah mendapatkan pembekalan dan sertifikasi membuatnya menjadi lebih percaya diri dalam melakukan pekerjaan di lapangan, khususnya untuk mengidentifikasi potensi-potensi kecelakaan kerja dan memitigasi risiko-risiko yang kemungkinan terjadi di lingkungan proyek.
Program pelatihan yang mengadopsi Creating Shared Value (CSV) selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk meningkatkan kompetensi pekerja dan mendorong perusahaan memberikan kontribusi pada peningkatan SDM nasional. Dengan langkah ini, Brantas Abipraya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun fondasi SDM yang kuat, kompeten, dan terlindungi.
Sebagai informasi, sebelumnya Brantas Abipraya juga telah menggelar program pelatihan dan sertifikasi di SKK dan K3 di Site Peralatan dan Precast Pabrik Subang (23/10). Total peserta yang mengikuti program pelatihan dan sertifikasi ini adalah sebanyak 49 peserta dengan rincian SKK sebanyak 34 peserta dan Sertifikasi K3 sebanyak 15 peserta.
Melalui strategi ini, Brantas Abipraya tidak hanya berperan sebagai pelaksana proyek strategis nasional, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan SDM yang unggul, berdaya saing di sektor konstruksi, serta sekaligus memastikan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan bagi seluruh pekerjanya.
Baca Juga: Makin Moncer, BUMN Konstruksi Brantas Abipraya Kantongi Sertifikasi BIM
Komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung SDM konstruksi unggul ini pun telah mengantongi penghargaan, yaitu diraihnya Mandaya Award 2025 - Anugerah Pemberdayaan Masyarakat, yang diselenggarakan oleh Mandaya Hospital Group sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan dan institusi yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan dan edukasi kesehatan. Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Brantas Abipraya dalam menjalankan program TJSL yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Penghargaan ini diraih atas komitmen nyata kami dalam menjalankan program TJSL yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar wilayah operasional Brantas Abipraya. Ini merupakan wujud keseriusan kami, dedikasi tanpa henti untuk pemberdayaan Masyarakat lewat program Abipraya Pintar," tutup Dian.
(akr)
Lihat Juga :