Indonesia Paling Agresif Soal Urusan Berburu Vaksin Covid-19

Selasa, 15 September 2020 - 11:56 WIB
loading...
Indonesia Paling Agresif...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Indonesia menjadi negara di Asia Tenggara yang paling agresif melakukan pengadaan vaksin Covid-19. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Indonesia menjadi negara di Asia Tenggara yang paling agresif melakukan pengadaan vaksin Covid-19 . Bahkan, dalam level global menjadi negara yang mampu menggandeng sejumlah perusahaan farmasi terkemuka untuk memproduksi vaksin.

(Baca Juga: Airlangga Sebut Harga Vaksin AstraZeneca Lebih Murah dari Sinovac )

Dia menyebut, agresifnya Indonesia menggandeng sejumlah perusahaan farmasi dunia hanya semata-mata memproteksi persoalan kesehatan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dengan begitu, kesehatan dapat tertangani dan stimulus ekonomi dalam negeri berjalan menuju tahap recovery atau pemulihan yang bersifat menyeluruh.

"Saya rasa, kita (Indonesia) negara di Asia Tenggara yang sangat agresif soal vaksin, dan jika dibandingkan dunia juga kita bisa masuk dalam kategori negara yang bisa meng-secure vaksin dari beberapa partner. Sehingga kita harapkan stimulus ekonomi bisa berjalan saat vaksin tadi (dipergunakan)." ujar Erick Thohir, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) itu juga berharap, hasil kerja sama pemerintah Indonesia dengan sejumlah produsen vaksin asal luar negeri dapat dinikmati hasilnya di awal tahun 2021. Bahkan, sambari menunggu pemerintah mengedarkan vaksin secara resmi, pihaknya tetap melakukan sejumlah stimulus ekonomi dengan memberikan sejumlah bantuan produktif.

(Baca Juga: Demi Vaksin, Erick Thohir Pedekate dengan AstraZeneca )

Langkah ini juga akan diteruskan hingga pada kuartal I 2021. "Kalau vaksinnya diharapkan bisa dimulai pada awal tahun depan, ya tentu investasi dari pada ekonomi juga terus berjalan seiring tanpa melupakan bantuan produktif. Di kuartal satu ke depan terus dijalankan," kata dia.

Sebelumnya, Erick memaparkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendekatan kerjasama dengan dunia internasional untuk produksi vaksin secara massal. Seperti kerja sama dengan AstraZeneca, CanSino dan Pfizer.

"Kita terus melakukan pendekatan dengan AstraZeneca, CanSino, Pfizer, kita terus melakukan kerja sama dengan CEPI (Coalition for Epidemic Prepareness Inovation) dan GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization)," ujar Erick.

Pemerintah, kata dia, akan membagi kebutuhan pengadaan vaksin di Indonesia menjadi dua. Pertama adalah vaksin Covid-19 yang merupakan bantuan dari pemerintah. Selain itu, pemerintah mendorong agar orang-orang yang lebih mampu untuk membeli vaksin Covid-19. Meski begitu, pemerintah akan menjamin kebutuhan vaksinasi untuk mengatasi kasus Covid-19 di Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Erick Thohir Angkat...
Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian BUMN 2026 Diusulkan Rp604 Miliar, Buat Apa Saja?
Mayjen TNI Ahmad Rizal...
Mayjen TNI Ahmad Rizal Resmi Jadi Dirut Bulog Gantikan Letjen TNI Novi Helmy, Ini Kata Erick
Wujudkan Arahan Presiden,...
Wujudkan Arahan Presiden, Menteri BUMN Erick Thohir: KEK Kesehatan Akan Diperluas
Presiden Prabowo Tugaskan...
Presiden Prabowo Tugaskan Erick Thohir Perbanyak KEK Kesehatan
Erick Thohir Dipanggil...
Erick Thohir Dipanggil ke Istana, Prabowo Minta Diskon Transportasi Segera Dimulai
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Menpora Erick Lantik...
Menpora Erick Lantik Pejabat Tinggi Kemenpora, Rotasi Jabatan Bentuk Komitmen Transformasi
Rekomendasi
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved