Freeport Perkuat SDM Papua Melalui Institut Pertambangan Nemangkawi

Kamis, 27 November 2025 - 07:48 WIB
loading...
Freeport Perkuat SDM...
Freeport Indonesia (PTFI) terus perkuat SDM Papua yang terampil dan siap kerja melalui pengembangan pendidikan vokasi di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN). Foto/Dok
A A A
TIMIKA - PT Freeport Indonesia (PTFI) terus perkuat sumber daya manusia atau SDM Papua yang terampil dan siap kerja melalui pengembangan pendidikan vokasi di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), pusat pelatihan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. DijelaskanPTFI mengembangkan berbagai program pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, termasuk sekolah vokasi seperti IPN dan beasiswa lanjutan.

”Investasi di sektor pendidikan merupakan bagian strategis dalam investasi sosial perusahaan. Fokus kami untuk memastikan generasi muda Papua mendapatkan keterampilan nyata yang dapat dipakai untuk bekerja dan membangun karier,” kata Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI, Nathan Kum di Timika.

”Tujuan kami adalah menyiapkan generasi Papua yang terampil, siap kerja, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” sambung Nathan.

Baca Juga: Freeport Ajak Peneliti Lakukan Riset Biodiversitas di Papua

IPN merupakan lembaga pendidikan vokasi non-formal yang dirancang agar generasi muda Papua memiliki kemampuan teknis dan disiplin kerja yang dibutuhkan di dunia industri, terutama sektor pertambangan. Harapannya, lulusan IPN dapat langsung mengaplikasikan ilmunya untuk membangun karier, berintegritas dan berperan penting di berbagai bidang profesional.



Nathan mengatakan sejak didirikan pada 2003, IPN yang berlokasi di Kabupaten Mimika telah berkembang menjadi pusat pelatihan vokasi berkelas Industri dengan pelatihan berbasis kompetensi Kerja Khusus dan berbagai program pengembangan SDM lainnya.

”Beragam program yang kami jalankan membentuk sebuah ekosistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari pelatihan di kelas hingga pengalaman langsung di lapangan. Pendekatan ini memastikan mereka bisa terus meningkatkan kemampuan mereka dari waktu ke waktu,” kata Nathan.

Sejak didirikan pada tahun 2003, lebih dari 4.000 siswa telah mengikuti pelatihan di IPN. Sekitar 90% merupakan Orang Asli Papua (OAP) dan saat ini, 71% lulusan sudah bekerja di PTFI maupun perusahaan kontraktor.

Salah satu alumni IPN, Isai Kum bercerita, Ia mengikuti program Apprentice sebagai Operator Haul Truck (HE-Operator). Setelah menempuh pelatihan intensif dan menjalani program internship di area operasi PTFI, pemuda asal Suku Amungme ini bekerja sebagai karyawan tetap di perusahan.

“Di IPN, saya tidak hanya belajar teknik, tetapi juga disiplin, keselamatan kerja, dan kerja sama tim. Program magang membuat saya merasakan langsung dunia kerja di tambang. Saya bangga bisa kembali bekerja di tanah kelahiran saya dan ikut membangun Papua lewat pekerjaan ini,” kata Isai Kum.

Lain lagi kisah dari Peserta Program Pelatihan IPN jurusan Electrician Sri Ningsih W. Watora. Perempuan Suku Kamoro ini menceritakan IPN membuka pintu baginya dan perempuan lain untuk berkarier di industri yang dulu terasa jauh.

“Sertifikasi, pengalaman praktik, dan bimbingan instruktur membuat saya percaya diri bersaing di perusahaan mana pun. Saya selalu bilang ke adik-adik di kampung, kalau mau serius, IPN adalah salah satu jalan terbaik untuk mengubah masa depan,” ujarnya.

Baca Juga: Peningkatan Kualitas SDM Modal Membangun dan Memajukan Papua

Pada Tahun 2024, sebanyak 289 peserta terpilih mengikuti Program Pelatihan Siswa (Apprentice) setelah melalui seleksi ketat dari 4.938 pendaftar. Sebanyak 82 orang dari Suku Amungme, 96 orang dari Suku Kamoro, dan sisanya dari 5 suku kekerabatan lainnya. Dari total jumlah peserta tahun 2024, sebanyak 70 orang adalah perempuan.

”Ini adalah komitmen IPN dalam keberpihakan kepada masyarakat asli daerah dan inklusivitas gender,” kata Nathan.

Program pelatihan di IPN terdiri dari Pelatihan Mekanikal dan Pelatihan Operator Alat Berat dan Pekerja Tambang Bawah Tanah (Miner). Selanjutnya Pelatihan Mekanikal dibagi menjadi empat keterampilan yakni Kelistrikan, Pengelasan, Mekanik Alat Berat, Mekanik Pabrik.

Selain pelatihan teknis, IPN juga memberikan pelatihan Kewirausahaan bagi anak muda Papua yaitu Papuan Bridge Program Youth Entreprenuership (PBP YET). ”Melalui program ini, anak-anak muda Papua belajar bagaimana menciptakan peluang usaha, inovasi bisnis, dan kemandirian ekonomi, melalui pelatihan, pendampingan, dan akses terhadap sumber daya,” kata Nathan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Adopsi Teknologi dan...
Adopsi Teknologi dan AI Jadi Arah Baru Industri Pertambangan
Rosan hingga Bahlil...
Rosan hingga Bahlil Kompak soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor: Tunggu Presiden
MMS Resources Bidik...
MMS Resources Bidik Teknologi Tambang Modern dari China
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Terima Kunjungan Siswa...
Terima Kunjungan Siswa SMK, TBIG Komitmen Lanjutkan Program Pendidikan Vokasi
Rekomendasi
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved