Bea Cukai Catat Kinerja Positif, Penerimaan Negara Tumbuh 7,6% hingga Oktober 2025

Kamis, 27 November 2025 - 22:01 WIB
loading...
Bea Cukai Catat Kinerja...
Penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai mengalami peningkatan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai hingga akhir Oktober 2025 mencapai Rp249,3 triliun atau 80,3% dari outlook laporan semester (lapsem). Realisasi tersebut tumbuh 7,6% secara tahunan (yoy), terutama ditopang peningkatan penerimaan bea keluar dan cukai yang menguat sepanjang tahun.

Kementerian Keuangan mencatat penerimaan tersebut terdiri atas cukai sebesar Rp184,2 triliun, bea keluar Rp24 triliun, dan bea masuk Rp41 triliun. Kontribusi terbesar datang dari cukai dan lonjakan bea keluar, yang mencerminkan pergerakan positif harga komoditas serta dinamika ekspor pada 2025.

"Penerimaan cukai tumbuh 5,7% dengan produksi hasil tembakau mencapai 258,4 miliar batang. Sementara bea keluar melonjak 69,2% didorong kenaikan harga CPO, volume ekspor sawit, serta kebijakan ekspor konsentrat tembaga pada Maret hingga September," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi November 2025, dikutip Kamis (27/11).

Baca Juga: Purbaya Minta Waktu Satu Tahun untuk Benahi Citra dan Kinerja Bea Cukai

Ia menambahkan bahwa bea masuk justru terkontraksi 4,9% akibat melemahnya impor pangan dan peningkatan pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas (FTA).
Selain kinerja penerimaan, upaya pemberantasan rokok ilegal juga menunjukkan perkembangan positif.



Hingga akhir Oktober, Bea Cukai mencatat 15.845 penindakan dengan total barang bukti mencapai 954 juta batang, tumbuh 40,9% secara tahunan. Penindakan didominasi sigaret kretek mesin (SKM) sebanyak 73,8% dan sigaret putih mesin (SPM) sebanyak 20,8%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Rekomendasi
Skandal Piala Dunia...
Skandal Piala Dunia 2026, Parlemen Eropa Minta Presiden FIFA Gianni Infantino Diinvestigasi
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Berita Terkini
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
Didukung BPDP dan Ditjenbun,...
Didukung BPDP dan Ditjenbun, AKPY Percepat Transfer Teknologi ke Pekebun Sawit Morowali
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Hyundai Kunjungi iNews...
Hyundai Kunjungi iNews Media Group, Perkuat Sinergi dan Jajaki Peluang Kolaborasi Strategis
Riset Terbaru Novo Nordisk:...
Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved