Indonesia dan 6 Negara Mitra Transaksi Tanpa Dolar AS, Nilainya Tembus Rp336 Triliun

Sabtu, 29 November 2025 - 07:43 WIB
loading...
Indonesia dan 6 Negara...
Indonesia melakukan transaksi menggunakan mata uang lokal dengan enam negara mitra strategis. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan transaksi menggunakan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) tembus USD20,19 miliar atau setara Rp336,32 triliun, dari Oktober 2024 sampai Oktober 2025

Menko Airlangga mengatakan transaksi LCT telah dilakukan Indonesia dengan enam negara mitra strategis, seperti Malaysia, Thailand, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab (UEA).

"Optimalisasi LCT bersama 6 negara mitra, yaitu Malaysia, Thailand Jepang, Tiongkok, Korea Selatan dan Uni Emirat Arab, nilainya mencapai USD20,19 miliar di bulan Oktober 2024 sampai dengan Oktober 2025," ujarnya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Baca Juga: Indonesia Lanjutkan Aksi Dedolarisasi, Transaksi Mata Uang Lokal Tembus Rp191 Triliun

Pemerintah menilai peningkatan penggunaan LCT menjadi bukti semakin kuatnya integrasi ekonomi regional serta efektivitas strategi mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Skema ini juga dipandang mampu menekan volatilitas pasar valuta asing, memperbaiki efisiensi biaya transaksi, serta memperluas akses pelaku usaha terhadap instrumen pembayaran antarnegara yang lebih stabil.



Kerja sama LCT tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperdalam hubungan moneter dan ekonomi dengan negara mitra utama Indonesia. Thailand dan Malaysia merupakan dua negara pertama yang mengimplementasikan skema ini secara aktif, disusul oleh Jepang dan Korea Selatan.

UEA masuk sebagai salah satu mitra baru yang diproyeksikan memperkuat jalur perdagangan dan investasi Indonesia di kawasan Timur Tengah. Sementara Tiongkok sebagai mitra dagang terbesar Indonesia menjadi target prioritas optimalisasi penggunaan yuan-rupiah dalam transaksi bilateral.

Baca Juga: BRICS Lanjutkan Dedolarisasi, China Buang Dolar AS Rp860 Triliun

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga melaporkan bahwa pertumbuhan signifikan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai bagian dari perluasan pembayaran digital domestik dan internasional. Saat ini, QRIS telah digunakan oleh 58 juta konsumen dan 40 juta merchant, jauh melampaui basis pengguna kartu kredit yang hanya sekitar 18 juta. QRIS lintas negara kini sudah aktif digunakan di Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

"QRIS telah digunakan oleh 58 juta konsumen dan 40 juta merchant. Bandingkan kartu krefit hanya 18 juta, dan QRIS bisa dimanfaatkan di Malaysia, Thailand, Jepang Korsel dan sedang diuji coba di China dan di Saudi," kata Menko Airlangga.

Ke depan, pemerintah menargetkan peningkatan skala transaksi LCT, perluasan negara mitra baru, serta integrasi lebih luas QRIS regional sebagai bagian dari roadmap pembayaran digital Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Rekomendasi
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved