BUMA Internasional Lanjutkan Pemulihan Kinerja di Kuartal III-2025

Sabtu, 29 November 2025 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Kendati demikian, performa year-to-date (YTD) masih mencerminkan dampak gangguan besar pada kuartal I-2025, termasuk insiden keselamatan yang menyebabkan penghentian operasi selama 27 hari di dua lokasi utama. Penurunan volume akibat ramp-down di sejumlah site serta berakhirnya kontrak di Australia turut mempengaruhi capaian sembilan bulan pertama tahun ini.

Hingga September, OB removal tercatat 337 MBCM dan produksi batu bara 60 juta ton, turun masing-masing 20 persen dan 8 persen secara tahunan. Pendapatan turun menjadi USD1,131 miliar atau merosot 16 persen YoY, sementara EBITDA 9M25 berada pada level USD127 juta. Setelah memperhitungkan beban pesangon, EBITDA dapat mencapai USD148 juta.

Baca Juga: OID Raih Kontrak Tambang Baru di Australia Rp3,22 Triliun

Di tengah tekanan tersebut, BUMA Internasional tetap meningkatkan investasi strategis dengan realisasi belanja modal (capex) mencapai USD149 juta, meningkat 12 persen YoY. Sebanyak 54 persen digunakan untuk menjaga keandalan armada, sementara 46 persen diarahkan untuk meningkatkan kapasitas di sejumlah site utama. Perusahaan juga mencatat perbaikan kinerja lingkungan dengan penurunan intensitas emisi Scope 1 dan 2 hingga 17 persen secara kuartalan.

Peningkatan kinerja sosial juga terlihat melalui program PT BISA Ruang Vokasi (BIRU), yang kini menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Berdasarkan pemantauan, 30 persen lulusan berhasil bekerja dan 10 persen melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Selain itu, perusahaan telah menyelesaikan Social Impact Theory of Change sebagai kerangka penguatan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
XL Axiata Dinilai Sanggup...
XL Axiata Dinilai Sanggup Tumbuhkan Kinerja di Masa Pandemik
Baca Peluang di Era...
Baca Peluang di Era COVID-19, Shield-On Service Siapkan Aplikasi Smart Clean
Kinerja Bank BJB Tetap...
Kinerja Bank BJB Tetap Positif di Masa Pandemi Corona
Rekomendasi
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved