Pelanggan Minyak dan Gas Rusia Ini Tetap Setia di Tengah Ancaman Sanksi Barat
Minggu, 30 November 2025 - 12:29 WIB
loading...
A
A
A
Ketika gelombang sanksi terhadap Rusia dimulai setelah invasi Rusia ke Ukraina, perusahaan-perusahaan Jepang dan kementerian diberikan pembebasan dari tindakan hukuman karena negara tersebut sangat bergantung pada komoditas energi asing.
Sejak saat itu, pejabat pemerintah Jepang telah berulang kali menyatakan bahwa Jepang akan kesulitan untuk menghentikan penggunaan energi Rusia. Selain Sakhalin-1, yang mengekspor minyak mentah ke Jepang, negara ini juga membeli gas alam cair dari proyek Sakhalin-2.
Baca Juga: Siap-siap! Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100/Barel Tanpa Minyak Mentah Rusia
LNG Rusia menyumbang sekitar 9% dari total impor gas alam cair Jepang. Perusahaan utilitas JERA mengimpor gas dari Sakhalin-2 berdasarkan kontrak yang berakhir pada 2026 dan 2029.
Bulan lalu, setelah saran Presiden Donald Trump agar Jepang berhenti membeli komoditas energi Rusia, pemerintah menegaskan kembali sikapnya. Menteri ekonomi mencatat bahwa negara itu telah "secara bertahap mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia."
Sejak saat itu, pejabat pemerintah Jepang telah berulang kali menyatakan bahwa Jepang akan kesulitan untuk menghentikan penggunaan energi Rusia. Selain Sakhalin-1, yang mengekspor minyak mentah ke Jepang, negara ini juga membeli gas alam cair dari proyek Sakhalin-2.
Baca Juga: Siap-siap! Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100/Barel Tanpa Minyak Mentah Rusia
LNG Rusia menyumbang sekitar 9% dari total impor gas alam cair Jepang. Perusahaan utilitas JERA mengimpor gas dari Sakhalin-2 berdasarkan kontrak yang berakhir pada 2026 dan 2029.
Bulan lalu, setelah saran Presiden Donald Trump agar Jepang berhenti membeli komoditas energi Rusia, pemerintah menegaskan kembali sikapnya. Menteri ekonomi mencatat bahwa negara itu telah "secara bertahap mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia."
(akr)
Lihat Juga :