Mendorong Transformasi Digital Underwriting Asuransi Jiwa lewat Implementasi AI

Selasa, 02 Desember 2025 - 23:39 WIB
loading...
Mendorong Transformasi...
AJB Bumiputera 1912 resmi menandatangani MoU dengan perusahaan teknologi Seleris terkait implementasi sistem AI underwriting untuk memperkuat proses seleksi risiko dan meningkatkan efisiensi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - AJB Bumiputera 1912 resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan teknologi Seleris terkait implementasi sistem AI underwriting untuk memperkuat proses seleksi risiko dan meningkatkan efisiensi operasional di sektor asuransi jiwa.Penandatanganan kerja sama dilakukan sebagai bagian dari komitmen AJB Bumiputera 1912 dalam agenda transformasi digital dan penyegaran kinerja perusahaan jelang rencana bisnis 2026.

Chief Business Development Seleris, Defit Rizal menjelaskan, bahwa teknologi AI underwriting yang dikembangkan perusahaannya mampu membantu perusahaan asuransi melakukan seleksi risiko bisnis baru secara lebih cermat dan terukur.

Menurutnya sistem ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri asuransi yang kini menuntut kehati-hatian tinggi dalam penerimaan polis baru. “Teknologi kami hadir untuk memastikan proses underwriting ke depan menjadi lebih prudent, lebih selektif, dan tersaring dengan baik,” ujar Defit usai penandatanganan MoU.

Baca Juga: Harapan Baru Industri Asuransi

Ia menyebut, sistem AI underwriting memiliki tingkat akurasi mencapai 94%. Selain itu waktu yang dibutuhkan untuk memproses analisis kesehatan calon pemegang polis hanya sekitar tiga menit.

Proses tersebut dilakukan melalui teknologi analisis video wajah yang dapat menentukan 28 parameter kesehatan dalam waktu singkat. “Jika menggunakan medical check-up manual, bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan lebih dari satu minggu. Dengan AI, cukup tiga menit hasil sudah bisa terlihat,” tambahnya.

Mendorong Transformasi Digital Underwriting Asuransi Jiwa lewat Implementasi AI


Teknologi ini telah digunakan oleh salah satu perusahaan asuransi jiwa multinasional dan telah diterapkan di Thailand serta Vietnam. Seleris menargetkan ekspansi ke pasar global dalam waktu dekat.

Dengan adanya kerja sama ini, Ia optimistis AJB Bumiputera 1912 akan memperoleh hasil underwriting yang lebih baik dan mampu mengurangi potensi terjadinya fraud di masa depan. “Potensi fraud dapat dimitigasi lebih cepat. Ini langkah penting untuk memperkuat kesehatan industri asuransi jiwa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Asuransi Kumpulan AJB Bumiputera 1912, Hairudin Harun menyampaikan, bahwa seleksi risiko merupakan elemen paling krusial dalam industri asuransi jiwa. “Asuransi adalah perusahaan yang menerima transfer risiko. Risiko yang ditransfer dari pemegang polis harus kami kelola dengan baik, dan itu membutuhkan proses mitigasi yang ketat,” ujarnya.

Menurut Hairudin, proses seleksi risiko selama ini memerlukan sumber daya manusia dan biaya pendukung yang tidak sedikit, baik bagi perusahaan maupun pemegang polis. Karena itu, teknologi Seleris dinilai menjadi terobosan penting dalam meningkatkan efisiensi biaya sekaligus mempercepat layanan kepada masyarakat.

“Bagi pemegang polis, kecepatan itu sangat penting. Dan ini sangat membantu,” katanya.

Baca Juga: OJK Segera Fit and Proper Test Badan Perwakilan Anggota AJB Bumiputera 1912

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut sejalan dengan peta jalan bisnis AJB Bumiputera 1912 di tahun 2026, terutama dalam pengembangan saluran pemasaran digital yang melengkapi sistem keagenan yang sudah berjalan.

“Kita melakukan diversifikasi. Ini waktu yang tepat, teknologi ini pas, dan korelasinya dengan strategi digital kami sangat kuat. Karena itu Direktur Utama meminta agar dilakukan MoU,” ucapnya.

Dengan MoU ini, AJB Bumiputera berharap implementasi teknologi AI underwriting bisa mendukung proses penyehatan perusahaan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan asuransi nasional.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Rekomendasi
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved