Dorong Dedolarisasi, Indonesia Setor ke Bank BRICS Rp16,62 Triliun

Rabu, 03 Desember 2025 - 08:17 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Ini Respons Moskow setelah NATO Pertimbangkan Serang Rusia Lebih Dulu

Meski demikian, dominasi dolar masih kuat di pasar global. Pada 2024, mata uang AS menguasai sekitar 90% transaksi valuta asing dan 48% pembayaran SWIFT. Sejumlah bank sentral memang mulai mendiversifikasi cadangan devisa, tetapi dolar tetap menjadi jangkar utama. Bahkan Bank Sentral India menegaskan bahwa dedolarisasi bukan tujuan utama India dalam BRICS.

Ketegangan geopolitik turut memberi tekanan. Presiden Trump sempat mengancam akan mengenakan tarif hingga 100% kepada negara BRICS bila wacana mata uang bersama terus dimajukan. Ancaman itu membuat Presiden Brasil Luiz InĂ¡cio Lula da Silva mencoret isu mata uang bersama dari agenda Presidensi BRICS 2025.

Kontribusi Indonesia sebesar USD1 miliar kepada NDB menjadi bagian dari strategi diversifikasi hubungan ekonomi sekaligus membuka peluang pembiayaan bagi 77 proyek strategis nasional. Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, peningkatan konektivitas digital, hingga transisi energi. Meski tantangan dedolarisasi masih besar, penguatan BRICS dan peran aktif Indonesia mencerminkan meningkatnya upaya negara berkembang membangun arsitektur keuangan global yang lebih seimbang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Rekomendasi
Sahroni: Komisi III...
Sahroni: Komisi III Awasi Langsung Penggeledahan Kasus Febrie sebagai Bentuk Transparansi Hukum
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved