Sucor AM Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko di Tengah Dinamika Pasar
Rabu, 03 Desember 2025 - 10:33 WIB
loading...
Presiden Direktur utama Sucor AM Jemmy Paul Wawointana. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Di tengah dinamika pasar keuangan yang terus berubah, Sucor Asset Management (Sucor AM) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengelolaan investasi berkualitas tinggi yang dibangun di atas tiga pilar utama yaitu tata kelola yang solid, manajemen risiko yang ketat, dan transparansi penuh kepada investor.
"Kepercayaan adalah fondasi hubungan kami dengan lebih dari 800.000 investor. Kepercayaan itu tidak kami peroleh secara instan, tetapi dibangun melalui konsistensi dalam proses, disiplin dalam eksekusi, dan transparansi dalam setiap keputusan investasi," ujar Presiden Direktur utama Sucor AM Jemmy Paul Wawointana dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Perkuat Edukasi Investasi, Sucor AM Tunjuk Indra Djokosoetono sebagai Brand Ambassador
Jemmy menjelaskan, sebagai bagian dari komitmen tersebut, Sucor AM melakukan sejumlah langkah strategis untuk membangun struktur governance yang kuat. Salah satu upaya yang dilakukan perusahaan telah membangun arsitektur organisasi yang memisahkan fungsi pengawasan dan eksekusi secara jelas serta menerapkan sistem pengawasan berlapis
"Saat ini, Sucor AM memiliki lima direktur yang tercatat dalam akta perusahaan. Struktur kepemimpinan yang kuat ini sebagai fondasi penting dalam menjaga kepercayaan investor dan memastikan setiap langkah investasi memiliki landasan analisis yang kuat," lanjutnya.
Selain itu, lanjut Jemmy, Sucor AM juga memperkuat fungsi pengawasan melalui pembentukan dan penyempurnaan berbagai komite internal yang berperan mengawasi jalannya proses investasi secara menyeluruh.
Adapun, komite-komite yang berada di bawah board of commissioners meliputi Risk & Compliance Oversight Committee, Audit Committee, dan Nomination & Remuneration Committee. Sementara itu, komite-komite yang berada di bawah presiden direktur meliputi Credit Committee, Investment Committee, Risk Management Committee, Human Capital Committee, dan ESG & Philanthropy Committee.
"Sucor AM adalah salah satu manajer investasi yang memiliki struktur komite yg lengkap. Dimana Komite-komite tersebut memiliki mandat untuk memastikan bahwa setiap strategi investasi telah melalui penilaian risiko, diskusi lintas fungsi, analisis independen, dan persetujuan kolektif, Ini adalah proteksi bagi investor," jelas Jemmy.
Baca Juga: Sucor Asset Management Catatkan Total AUM Rp32,36 Triliun
Melalui penguatan fondasi tata kelola tersebut, Sucor AM berhasil mencatatkan pertumbuhan solid sepanjang 2025. Menurut data Infovesta, per November 2025, Sucor AM mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp43,42 triliun, melonjak 85.01% secara year to date (ytd).
Kinerja ini juga selaras dengan peningkatan jumlah investor, yang mencapai lebih dari 800.000 Single Investor Identification (SID), tumbuh 34% secara year to date (YtD) per November 2025.
"Dengan struktur organisasi dan governance yang semakin solid, kami optimistis dapat terus memberikan nilai tambah bagi investor, sekaligus menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan di tengah kondisi pasar yang dinamis," pungkasnya.
"Kepercayaan adalah fondasi hubungan kami dengan lebih dari 800.000 investor. Kepercayaan itu tidak kami peroleh secara instan, tetapi dibangun melalui konsistensi dalam proses, disiplin dalam eksekusi, dan transparansi dalam setiap keputusan investasi," ujar Presiden Direktur utama Sucor AM Jemmy Paul Wawointana dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Perkuat Edukasi Investasi, Sucor AM Tunjuk Indra Djokosoetono sebagai Brand Ambassador
Jemmy menjelaskan, sebagai bagian dari komitmen tersebut, Sucor AM melakukan sejumlah langkah strategis untuk membangun struktur governance yang kuat. Salah satu upaya yang dilakukan perusahaan telah membangun arsitektur organisasi yang memisahkan fungsi pengawasan dan eksekusi secara jelas serta menerapkan sistem pengawasan berlapis
"Saat ini, Sucor AM memiliki lima direktur yang tercatat dalam akta perusahaan. Struktur kepemimpinan yang kuat ini sebagai fondasi penting dalam menjaga kepercayaan investor dan memastikan setiap langkah investasi memiliki landasan analisis yang kuat," lanjutnya.
Selain itu, lanjut Jemmy, Sucor AM juga memperkuat fungsi pengawasan melalui pembentukan dan penyempurnaan berbagai komite internal yang berperan mengawasi jalannya proses investasi secara menyeluruh.
Adapun, komite-komite yang berada di bawah board of commissioners meliputi Risk & Compliance Oversight Committee, Audit Committee, dan Nomination & Remuneration Committee. Sementara itu, komite-komite yang berada di bawah presiden direktur meliputi Credit Committee, Investment Committee, Risk Management Committee, Human Capital Committee, dan ESG & Philanthropy Committee.
"Sucor AM adalah salah satu manajer investasi yang memiliki struktur komite yg lengkap. Dimana Komite-komite tersebut memiliki mandat untuk memastikan bahwa setiap strategi investasi telah melalui penilaian risiko, diskusi lintas fungsi, analisis independen, dan persetujuan kolektif, Ini adalah proteksi bagi investor," jelas Jemmy.
Baca Juga: Sucor Asset Management Catatkan Total AUM Rp32,36 Triliun
Melalui penguatan fondasi tata kelola tersebut, Sucor AM berhasil mencatatkan pertumbuhan solid sepanjang 2025. Menurut data Infovesta, per November 2025, Sucor AM mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp43,42 triliun, melonjak 85.01% secara year to date (ytd).
Kinerja ini juga selaras dengan peningkatan jumlah investor, yang mencapai lebih dari 800.000 Single Investor Identification (SID), tumbuh 34% secara year to date (YtD) per November 2025.
"Dengan struktur organisasi dan governance yang semakin solid, kami optimistis dapat terus memberikan nilai tambah bagi investor, sekaligus menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan di tengah kondisi pasar yang dinamis," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :