Kunci Perusahaan Lokal Mampu Tangani Proyek Strategis Nasional
Rabu, 03 Desember 2025 - 21:49 WIB
loading...
Meski hanya perusahaan lokal, PT ASM telah mampu menembus berbagai proyek strategis berskala nasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Di tengah pesatnya perkembangan industri konstruksi kelautan nasional, satu nama dari Semarang secara konsisten muncul sebagai pemain yang tidak bisa diabaikan. Namanya PT Anugerah Samudera Madanindo (PT ASM).
Meski perusahaan lokal, PT ASM telah menembus berbagai proyek strategis berskala nasional . Sebagai kontraktor kelautan , PT ASM berperan dalam sejumlah pembangunan infrastruktur penting, mulai dari Proyek Pelabuhan Patimban, Central Java Coal-Fired Power Plant (Batang), hingga proyek industri besar seperti LOTTE Chemical Indonesia New Ethylene (LINE Project) Complex.
Direktur Utama PT ASM, Faris Muhammad Abdurrahim mengatakan, meskipun berpusat di Semarang, jangkauan proyek PT ASM telah meluas dari barat hingga timur Indonesia. Capaian itu membuktikan kapasitas ASM bukan hanya sebagai kontraktor kelautan nasional yang andal dan kompetitif.
“Tetapi juga sebagai perusahaan yang memberikan dampak ekonomi nyata melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas tenaga lokal di berbagai daerah,” jelas Faris dalam keterangannya dikutip Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Kolaborasi Memajukan Potensi Kelautan dan Kemaritiman Lokal
Menariknya, PT ASM dimotori oleh dua figur anak muda berpengalaman di bidangnya. Bersama sahabatnya, Hendi Setiawan, Faris menghabiskan lebih dari 10 tahun berkarier di perusahaan konstruksi kelautan yang berbasis di Singapura.
![Kunci Perusahaan Lokal Mampu Tangani Proyek Strategis Nasional]()
Menurut Faris, perusahaan konstruksi yang profesional tidak cukup hanya mengerjakan proyek, melainkan juga harus menerapkan sistem manajemen berstandar global agar mampu bertumbuh dan bersaing secara berkelanjutan. Karena itu sejak berdiri pada tahun 2021, PT ASM terus mengembangkan sistem manajemennya.
PT ASM kini telah memperoleh sertifikasi ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu. Lalu, ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Menurut Hermawan, Quality Management Team PT ASM, sertifikasi hanyalah tahap awal. Tantangan sebenarnya terletak pada standar tersebut dijalankan secara konsisten di lapangan, mulai dari kedisiplinan prosedur kerja, kontrol mutu, keselamatan tenaga kerja, pengelolaan lingkungan, hingga integritas dalam setiap transaksi.
“Untuk memastikan standar itu benar-benar hidup dalam keseharian operasional, PT ASM menerapkan nilai-nilai DREAMS (Decent, Resolute, Excellent, Adept, Manner, Succeed) sebagai fondasi budaya kerja,” lanjut Hermawan.
Baca Juga: Raih Kontrak Rp600 Miliar, ASM Jamin Kelancaran Pembangunan PLTU Batang
Dengan proyek yang tersebar dari Sumatra hingga Papua, manajemen berpengalaman internasional, serta implementasi sistem manajemen berkelas global, PT ASM kini menempatkan dirinya sebagai salah satu kontraktor kelautan yang paling progresif di Indonesia.
Sebagai perusahaan lokal Semarang yang mampu bersaing di tingkat nasional, PT ASM menunjukkan bahwa profesionalisme, disiplin, dan komitmen pada pengembangan berkelanjutan dapat membawa perusahaan lokal melangkah jauh melebihi batas geografisnya.
Meski perusahaan lokal, PT ASM telah menembus berbagai proyek strategis berskala nasional . Sebagai kontraktor kelautan , PT ASM berperan dalam sejumlah pembangunan infrastruktur penting, mulai dari Proyek Pelabuhan Patimban, Central Java Coal-Fired Power Plant (Batang), hingga proyek industri besar seperti LOTTE Chemical Indonesia New Ethylene (LINE Project) Complex.
Direktur Utama PT ASM, Faris Muhammad Abdurrahim mengatakan, meskipun berpusat di Semarang, jangkauan proyek PT ASM telah meluas dari barat hingga timur Indonesia. Capaian itu membuktikan kapasitas ASM bukan hanya sebagai kontraktor kelautan nasional yang andal dan kompetitif.
“Tetapi juga sebagai perusahaan yang memberikan dampak ekonomi nyata melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas tenaga lokal di berbagai daerah,” jelas Faris dalam keterangannya dikutip Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Kolaborasi Memajukan Potensi Kelautan dan Kemaritiman Lokal
Menariknya, PT ASM dimotori oleh dua figur anak muda berpengalaman di bidangnya. Bersama sahabatnya, Hendi Setiawan, Faris menghabiskan lebih dari 10 tahun berkarier di perusahaan konstruksi kelautan yang berbasis di Singapura.

Menurut Faris, perusahaan konstruksi yang profesional tidak cukup hanya mengerjakan proyek, melainkan juga harus menerapkan sistem manajemen berstandar global agar mampu bertumbuh dan bersaing secara berkelanjutan. Karena itu sejak berdiri pada tahun 2021, PT ASM terus mengembangkan sistem manajemennya.
PT ASM kini telah memperoleh sertifikasi ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu. Lalu, ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Menurut Hermawan, Quality Management Team PT ASM, sertifikasi hanyalah tahap awal. Tantangan sebenarnya terletak pada standar tersebut dijalankan secara konsisten di lapangan, mulai dari kedisiplinan prosedur kerja, kontrol mutu, keselamatan tenaga kerja, pengelolaan lingkungan, hingga integritas dalam setiap transaksi.
“Untuk memastikan standar itu benar-benar hidup dalam keseharian operasional, PT ASM menerapkan nilai-nilai DREAMS (Decent, Resolute, Excellent, Adept, Manner, Succeed) sebagai fondasi budaya kerja,” lanjut Hermawan.
Baca Juga: Raih Kontrak Rp600 Miliar, ASM Jamin Kelancaran Pembangunan PLTU Batang
Dengan proyek yang tersebar dari Sumatra hingga Papua, manajemen berpengalaman internasional, serta implementasi sistem manajemen berkelas global, PT ASM kini menempatkan dirinya sebagai salah satu kontraktor kelautan yang paling progresif di Indonesia.
Sebagai perusahaan lokal Semarang yang mampu bersaing di tingkat nasional, PT ASM menunjukkan bahwa profesionalisme, disiplin, dan komitmen pada pengembangan berkelanjutan dapat membawa perusahaan lokal melangkah jauh melebihi batas geografisnya.
(akr)
Lihat Juga :