Jaga Kepemimpinan Pasar, Intip Kinerja Keuangan Sampoerna di Sepanjang 2025

Rabu, 03 Desember 2025 - 23:03 WIB
loading...
A A A
Sampoerna terus memperkuat kepemimpinannya melalui inovasi portofolio lintas segmen. A Mild, Magnum, dan Marlboro mengukuhkan Sampoerna sebagai pemimpin di segmen Sigaret Kretek Mesin (SKM), sementara Dji Sam Soe dan Sampoerna Kretek menempatkan perusahaan pada posisi terdepan di segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT). Kepemimpinan di seluruh segmen ini menegaskan kekuatan portofolio lintas segmen Sampoerna.

Sebagai bagian dari transformasi industri, Sampoerna juga terus mendorong inovasi di kategori produk bebas asap yang menghadirkan pilihan yang lebih baik bagi konsumen dewasa melalui portofolio seperti IQOS, VEEV, ZYN, dan BONDS by IQOS. Inisiatif ini mencakup peluncuran produk tembakau yang dipanaskan dengan batang tembakau BLENDS, varian baru TEREA Riviera Pearl, serta perluasan distribusi BONDS ke berbagai kota besar di Indonesia. Berbagai upaya ini juga menjadikan Sampoerna pemimpin pasar di segmen produk bebas asap.

”Transformasi yang kami jalankan berfokus pada penerapan strategi portofolio lintas segmen yang mengedepankan inovasi untuk menjawab preferensi konsumen dewasa. Dalam setiap langkah kami, Sampoerna tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah membentuk perjalanan perusahaan selama 112 tahun, sembari terus menciptakan nilai ekonomi dan sosial berkelanjutan bagi Indonesia melalui upaya-upaya yang mendukung kemandirian ekonomi rakyat,” jelas Ivan.

Dampak Ekonomi dan Dukungan terhadap Kemandirian Ekonomi Rakyat

Sampoerna terus menciptakan nilai tambah di seluruh rantai nilai melalui berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi. Sejak menjadi bagian dari PMI pada tahun 2005, Sampoerna semakin memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Saat ini, kegiatan operasional Sampoerna menyerap lebih dari 90.000 tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui jaringan sembilan fasilitas produksi di Pulau Jawa dan 43 Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang dimiliki dan dioperasikan oleh koperasi dan pengusaha daerah. Di sektor hulu, Sampoerna bermitra dengan lebih dari 19.500 petani tembakau dan cengkih dengan jaminan pembelian.

Berdasarkan studi, aktivitas ekonomi Sampoerna tidak saja memberikan dampak langsung bagi karyawan, petani, dan mitra usahanya, melainkan juga menghasilkan dampak berganda senilai Rp204,1 triliun per tahun, setara dengan sekitar 1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Efek ini tecermin dalam rasio multiplier sebesar 1,7 kali lipat, di mana setiap Rp1.000 yang dihasilkan dari aktivitas bisnis Sampoerna mampu menggerakan nilai ekonomi hingga Rp1.700.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi pilar utama dalam memperkuat kemandirian ekonomi rakyat. Melalui payung program keberlanjutan ”Sampoerna untuk Indonesia”, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi, pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, serta peningkatan digitalisasi.
P
rogram unggulan Sampoerna Retail Community (SRC) telah memberdayakan lebih dari 250.000 toko kelontong di seluruh Indonesia, dengan 90% di antaranya telah terdigitalisasi melalui ekosistem AYO by SRC. Menurut Riset, omzet Toko SRC secara keseluruhan mencapai Rp263 triliun pada tahun, atau setara 11,36% dari PDB Retail Nasional pada tahun 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Industri Kretek Terancam,...
Industri Kretek Terancam, P3M Usulkan Transisi Regulasi Bertahap
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Wacana Tambah Layer...
Wacana Tambah Layer Cukai Rokok Dinilai Tanpa Kajian, Awas Jadi Bumerang
Sampoerna Raih Penghargaan...
Sampoerna Raih Penghargaan di Forum CSR Jabar 2026
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Rekomendasi
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved