Stockbit Catat Lebih 140 Juta Transaksi Saham dari Januari-November 2025

Kamis, 04 Desember 2025 - 18:59 WIB
loading...
Stockbit Catat Lebih...
Inovasi dan kinerja Stockbit mendapatkan pengakuan resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Aplikasi investasi dan perdagangan saham, Stockbit, mencatatkan kinerja impresif dengan frekuensi transaksi mencapai lebih dari 140 juta kali sepanjang periode Januari hingga November 2025. Jumlah transaksi jual beli saham yang tinggi ini menempatkan Stockbit sebagai perusahaan sekuritas dengan frekuensi transaksi tertinggi di antara 95 perusahaan sekuritas lain yang beroperasi di Indonesia.

Kepercayaan investor terhadap Stockbit semakin terlihat dari kinerja mingguan platform ini. Sebagai contoh, dalam periode 10 sampai 14 November 2025, Stockbit Sekuritas Digital berhasil memuncaki daftar 10 broker teratas sepekan dengan nilai transaksi paling tinggi, mencapai angka Rp26,5 triliun.

"Di samping memuncaki daftar 10 top broker, secara year-to-date (Januari-November 2025), dari 95 perusahaan sekuritas yang beroperasi di Indonesia, Stockbit menduduki peringkat pertama dari segi frekuensi transaksi. Dalam periode ini, sebanyak lebih dari 140 juta transaksi jual-beli saham dilakukan di Stockbit. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan dari para investor," ujar Head of PR & Corporate Communication Stockbit, William, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Baca Juga: Stockbit Catatkan 35 Juta Transaksi Jual Beli Saham dalam Enam Bulan

Pencapaian Stockbit sejalan dengan lonjakan jumlah investor di pasar modal. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per akhir Oktober 2025 menunjukkan jumlah investor saham telah menembus 8 juta. Angka ini naik signifikan dari 5,2 juta investor di akhir tahun 2023. Hampir 80 persen dari investor tersebut didominasi oleh investor muda yang berusia di bawah 40 tahun, menunjukkan tren positif bagi inklusi pasar modal.



Menyikapi tren ini, William menjelaskan Stockbit berkomitmen untuk mempertahankan posisinya sebagai aplikasi investasi saham terfavorit dengan fokus utama pada keamanan, kenyamanan, dan kecepatan eksekusi transaksi. Stockbit menerapkan berbagai fitur keamanan inovatif, seperti Smart Login yang dilengkapi teknologi biometrik sidik jari dan wajah (Two-Factor Authentication). Bahkan, Stockbit menjadi satu-satunya perusahaan sekuritas yang mengimplementasikan fitur keamanan Facial Recognition dan memiliki fitur Trusted Device untuk melindungi akun nasabah dari akses tidak dikenal.

Baca Juga: 5 Aplikasi Trading Deposit Kecil Cocok untuk Pemula

Stockbit juga secara konsisten memperluas upaya edukasi pasar modal, khususnya bagi investor pemula. Platform ini menyediakan Stockbit Academy dengan modul belajar lengkap dalam bentuk video, serta aktif mengadakan diskusi offline dan mendirikan sedikitnya 20 Galeri Investasi bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia dan mitra di berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, hingga Maluku. Selain itu, dengan tampilannya yang user-friendly dan modern, Stockbit menghadirkan Desktop App canggih yang mendukung pengalaman trading saham multi monitor, termasuk bagi pengguna MacOS yang sebelumnya jarang memiliki opsi tersebut.

"Dengan spirit inovasi yang tim Stockbit miliki, kami siap untuk terus menjadi platform investasi saham terdepan di Indonesia. Semoga kehadiran kami dapat mendukung agenda regulator dalam meningkatkan inklusi dan edukasi pasar modal," tutup William.

Inovasi dan kinerja Stockbit mendapatkan pengakuan resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada 24 November 2025, Stockbit menerima dua penghargaan bergengsi, yakni "Anggota Bursa dengan Nilai Transaksi Terbesar" dan "Anggota Bursa dengan Jumlah Investor Tertinggi".
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Kejagung Turut Dalami...
Kejagung Turut Dalami Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Berita Terkini
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Menghadapi Tekanan Ekonomi,...
Menghadapi Tekanan Ekonomi, Agen Asuransi Jiwa Terus Tingkatkan Kapasitas lewat MDRT Day 2026
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved