Pelaku Usaha Lokal Kian Mudah Ekspansi Berkat Ekosistem Digital
Kamis, 04 Desember 2025 - 19:34 WIB
loading...
Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam konferensi pers Tokopedia-TikTok Shop Promo Guncang 12.12 Brand Lokal Mendunia. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar, baik di dalam negeri maupun di tingkat global. Pemanfaatan ekosistem perdagangan digital yang semakin matang membuat produk Indonesia kian mudah menjangkau konsumen regional, terutama di Asia Tenggara.
Momentum kampanye belanja akhir tahun turut menjadi pendorong meningkatnya aktivitas niaga daring. Kementerian Perdagangan menilai perkembangan tersebut menunjukkan pergeseran penting dalam pola perdagangan masyarakat.
"Kami mengapresiasi upaya platform digital di Indonesia dalam memperluas akses pasar bagi produk dan pelaku usaha lokal, khususnya melalui kampanye Harbolnas pada 10–16 Desember 2025," ujar Menteri Perdagangan Budi Santosodalam konferensi pers Tokopedia-TikTok Shop Promo Guncang 12.12 Brand Lokal Mendunia, dikutip Kamis (4/12/2025).
Baca Juga: Pesta Angka Fantastis Tokopedia di HUT ke-16: Euforia di Bawah Bayang-bayang TikTok dan Model Berlangganan
Ia menambahkan, upaya ini diharapkan ikut memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional melalui ekosistem digital yang lebih inklusif. Menurut Budi, pemanfaatan kanal digital memungkinkan lebih banyak pelaku UMKM menembus pasar global tanpa harus menanggung biaya ekspansi fisik yang besar.
Pemerintah menilai model perdagangan ini relevan dengan perubahan perilaku konsumen regional, yang kini jauh lebih terhubung dengan layanan belanja daring lintas negara. Di sisi lain, sejumlah platform digital mulai menata inisiatif yang berfokus pada pembukaan pasar regional bagi brand lokal.
Program Lokal Mendunia yang dijalankan TikTok Shop, misalnya, menyediakan pembelajaran terarah, aktivitas berbasis misi, hingga pendampingan operasional agar pelaku usaha lebih siap memasuki pasar Asia Tenggara. Melalui pendekatan tersebut, peserta dapat memahami preferensi konsumen tiap negara dan memvalidasi potensi produknya.
Beberapa perusahaan lokal mulai memanfaatkan peluang tersebut. Realfood, misalnya, mempersiapkan ekspansi regional sejak 2024 dengan membawa produk sarang burung walet ke pasar yang telah mengenal manfaat komoditas tersebut. Paragon yang menaungi merek Wardah, Kahf, Make Over, dan Emina—juga memperluas jangkauan ke Malaysia, memanfaatkan kolaborasi kreator dan data konsumen untuk membaca tren global. Sementara Eiger Adventure telah hadir di Malaysia sejak 2023 dan kini menargetkan Thailand, Filipina, Vietnam, serta Singapura.
Baca Juga: Patrick Walujo Mundur dari CEO GoTo, Hans Patuwo Digadang-gadang Jadi Pengganti
Perkembangan di tingkat nasional menunjukkan peningkatan minat belanja daring yang konsisten. Data Badan Pusat Statistik mencatat transaksi e-commerce tumbuh 6,19% pada triwulan III-2025 secara kuartalan. Pada periode yang sama, ekspor barang dan jasa meningkat 9,91% (yoy), menandakan terbukanya peluang yang lebih besar bagi produk lokal untuk menjangkau pasar luar negeri melalui kanal digital.
Secara regional, potensi ekonomi digital di enam negara besar Asia Tenggara diproyeksikan mencapai USD600 miliar pada 2030. Peluang tersebut menjadi ruang tumbuh yang signifikan bagi UMKM Indonesia untuk memasarkan produk kepada konsumen digital di kawasan yang populasinya terus bertambah.
Sejumlah kampanye belanja akhir tahun yang digelar platform digital juga dinilai membantu meningkatkan visibilitas pelaku usaha lokal. Head of Public Policy & Government Relations Tokopedia–TikTok Shop, Hilmi Adrianto, menyebut program 11.11 dan 12.12 tidak hanya menawarkan diskon bagi konsumen, tetapi juga membuka kesempatan bagi brand lokal memperluas pasar. "Melalui momentum ini, kami ingin mendorong pelaku usaha naik kelas dan memperkuat kepercayaan terhadap produk buatan Indonesia," ujarnya.
Data internal perusahaan menunjukkan adanya lonjakan transaksi selama periode 11.11. Tokopedia mencatat kenaikan transaksi 176% dan TikTok Shop 96% dibandingkan hari biasa, dengan pertumbuhan pesanan yang tersebar ke berbagai daerah seperti Aceh, Maluku, NTT, hingga Papua. Kategori makanan-minuman, otomotif-elektronik, kecantikan, dan fesyen menjadi penyumbang pertumbuhan permintaan terbesar.
Ke depan, penguatan ekosistem perdagangan digital dinilai penting agar pelaku usaha tidak hanya mengandalkan kampanye musiman, tetapi mampu memanfaatkan data konsumen, logistik, dan kolaborasi kreator sebagai fondasi ekspansi jangka panjang. Dengan dukungan infrastruktur regional, peluang produk lokal untuk masuk ke pasar global dipandang semakin terbuka.
Momentum kampanye belanja akhir tahun turut menjadi pendorong meningkatnya aktivitas niaga daring. Kementerian Perdagangan menilai perkembangan tersebut menunjukkan pergeseran penting dalam pola perdagangan masyarakat.
"Kami mengapresiasi upaya platform digital di Indonesia dalam memperluas akses pasar bagi produk dan pelaku usaha lokal, khususnya melalui kampanye Harbolnas pada 10–16 Desember 2025," ujar Menteri Perdagangan Budi Santosodalam konferensi pers Tokopedia-TikTok Shop Promo Guncang 12.12 Brand Lokal Mendunia, dikutip Kamis (4/12/2025).
Baca Juga: Pesta Angka Fantastis Tokopedia di HUT ke-16: Euforia di Bawah Bayang-bayang TikTok dan Model Berlangganan
Ia menambahkan, upaya ini diharapkan ikut memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional melalui ekosistem digital yang lebih inklusif. Menurut Budi, pemanfaatan kanal digital memungkinkan lebih banyak pelaku UMKM menembus pasar global tanpa harus menanggung biaya ekspansi fisik yang besar.
Pemerintah menilai model perdagangan ini relevan dengan perubahan perilaku konsumen regional, yang kini jauh lebih terhubung dengan layanan belanja daring lintas negara. Di sisi lain, sejumlah platform digital mulai menata inisiatif yang berfokus pada pembukaan pasar regional bagi brand lokal.
Program Lokal Mendunia yang dijalankan TikTok Shop, misalnya, menyediakan pembelajaran terarah, aktivitas berbasis misi, hingga pendampingan operasional agar pelaku usaha lebih siap memasuki pasar Asia Tenggara. Melalui pendekatan tersebut, peserta dapat memahami preferensi konsumen tiap negara dan memvalidasi potensi produknya.
Beberapa perusahaan lokal mulai memanfaatkan peluang tersebut. Realfood, misalnya, mempersiapkan ekspansi regional sejak 2024 dengan membawa produk sarang burung walet ke pasar yang telah mengenal manfaat komoditas tersebut. Paragon yang menaungi merek Wardah, Kahf, Make Over, dan Emina—juga memperluas jangkauan ke Malaysia, memanfaatkan kolaborasi kreator dan data konsumen untuk membaca tren global. Sementara Eiger Adventure telah hadir di Malaysia sejak 2023 dan kini menargetkan Thailand, Filipina, Vietnam, serta Singapura.
Baca Juga: Patrick Walujo Mundur dari CEO GoTo, Hans Patuwo Digadang-gadang Jadi Pengganti
Perkembangan di tingkat nasional menunjukkan peningkatan minat belanja daring yang konsisten. Data Badan Pusat Statistik mencatat transaksi e-commerce tumbuh 6,19% pada triwulan III-2025 secara kuartalan. Pada periode yang sama, ekspor barang dan jasa meningkat 9,91% (yoy), menandakan terbukanya peluang yang lebih besar bagi produk lokal untuk menjangkau pasar luar negeri melalui kanal digital.
Secara regional, potensi ekonomi digital di enam negara besar Asia Tenggara diproyeksikan mencapai USD600 miliar pada 2030. Peluang tersebut menjadi ruang tumbuh yang signifikan bagi UMKM Indonesia untuk memasarkan produk kepada konsumen digital di kawasan yang populasinya terus bertambah.
Sejumlah kampanye belanja akhir tahun yang digelar platform digital juga dinilai membantu meningkatkan visibilitas pelaku usaha lokal. Head of Public Policy & Government Relations Tokopedia–TikTok Shop, Hilmi Adrianto, menyebut program 11.11 dan 12.12 tidak hanya menawarkan diskon bagi konsumen, tetapi juga membuka kesempatan bagi brand lokal memperluas pasar. "Melalui momentum ini, kami ingin mendorong pelaku usaha naik kelas dan memperkuat kepercayaan terhadap produk buatan Indonesia," ujarnya.
Data internal perusahaan menunjukkan adanya lonjakan transaksi selama periode 11.11. Tokopedia mencatat kenaikan transaksi 176% dan TikTok Shop 96% dibandingkan hari biasa, dengan pertumbuhan pesanan yang tersebar ke berbagai daerah seperti Aceh, Maluku, NTT, hingga Papua. Kategori makanan-minuman, otomotif-elektronik, kecantikan, dan fesyen menjadi penyumbang pertumbuhan permintaan terbesar.
Ke depan, penguatan ekosistem perdagangan digital dinilai penting agar pelaku usaha tidak hanya mengandalkan kampanye musiman, tetapi mampu memanfaatkan data konsumen, logistik, dan kolaborasi kreator sebagai fondasi ekspansi jangka panjang. Dengan dukungan infrastruktur regional, peluang produk lokal untuk masuk ke pasar global dipandang semakin terbuka.
(nng)
Lihat Juga :