Cadangan Emas Rusia Cetak Rekor Tertinggi, Nilainya Rp5.125 Triliun
Senin, 08 Desember 2025 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyatakan bahwa ekonomi Rusia diperkirakan akan mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,5% hingga 1% di tahun ini. Proyeksi tersebut disampaikan setelah meningkatnya konflik Ukraina pada Februari 2022, banyak negara Barat memberlakukan pembatasan ekonomi yang luas terhadap Rusia.
Pada akhir Oktober, diketahui bahwa Reserve Bank of India (RBI) telah mengembalikan sekitar 64 ton cadangan emasnya dari brankas luar negeri antara April dan September, setelah beberapa transfer besar sebelumnya. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran atas pembekuan aset negara dan pribadi Rusia oleh Barat yang nilainya lebih dari USD300 miliar.
Baca Juga: Emas Jadi Aset Cadangan Terbesar Kedua di Dunia, 36.000 Ton Emas Disimpan Bank Sentral
Juga pada bulan Oktober, CEO JPMorgan Jamie Dimon memprediksi bahwa emas "dapat dengan mudah mencapai USD5.000 atau bahkan USD10.000 dalam kondisi seperti ini." Ia menyebutkan, berbagai hambatan yang dihadapi oleh ekonomi global, termasuk tarif AS, defisit yang melebar, inflasi, pergeseran menuju AI, dan ketegangan geopolitik serta peningkatan militer.
Beberapa pakar pasar lainnya telah memberikan penilaian serupa mengenai peran emas sebagai “diversifikasi portofolio yang sangat baik.”
Pada akhir Oktober, diketahui bahwa Reserve Bank of India (RBI) telah mengembalikan sekitar 64 ton cadangan emasnya dari brankas luar negeri antara April dan September, setelah beberapa transfer besar sebelumnya. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran atas pembekuan aset negara dan pribadi Rusia oleh Barat yang nilainya lebih dari USD300 miliar.
Baca Juga: Emas Jadi Aset Cadangan Terbesar Kedua di Dunia, 36.000 Ton Emas Disimpan Bank Sentral
Juga pada bulan Oktober, CEO JPMorgan Jamie Dimon memprediksi bahwa emas "dapat dengan mudah mencapai USD5.000 atau bahkan USD10.000 dalam kondisi seperti ini." Ia menyebutkan, berbagai hambatan yang dihadapi oleh ekonomi global, termasuk tarif AS, defisit yang melebar, inflasi, pergeseran menuju AI, dan ketegangan geopolitik serta peningkatan militer.
Beberapa pakar pasar lainnya telah memberikan penilaian serupa mengenai peran emas sebagai “diversifikasi portofolio yang sangat baik.”
(akr)
Lihat Juga :