Robinhood Masuk Pasar Modal Indonesia, Akuisisi Buana Capital dan Coinvest

Senin, 08 Desember 2025 - 21:21 WIB
loading...
Robinhood Masuk Pasar...
Robinhood Market, Inc., sepakat untuk mengakuisisi Buana Capital dan Coinvest. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Robinhood Market, Inc., perusahaan layanan keuangan Amerika Serikat, telah sepakat untuk mengakuisisi PT Buana Capital, perusahaan pialang Indonesia, dan PT Pedagang Aset Kripto atau Coinvest, pedagang aset digital berlisensi di Indonesia. Kedua akuisisi yang direncanakan ini akan menandai masuknya Robinhood secara resmi ke pasar Indonesia, mempercepat ekspansi perusahaan di kawasan Asia Tenggara dan pasar global lainnya.

Dengan lebih dari 19 juta investor pasar modal dan 17 juta investor kripto per akhir Oktober 2025, Indonesia telah muncul sebagai salah satu pasar paling menarik untuk perdagangan saham dan aset digital. Hingga saat ini (YTD), Indeks Komposit Bursa Efek Indonesia (IHSG) telah tumbuh 21,5%, menjadi kinerja terbaik ketiga di ASEAN dan ketujuh di kawasan Asia-Pasifik.

Baca Juga: Investor Pasar Modal Tembus 19 Juta, Tumbuh 58 Persen Sepanjang 2025

Momentum ini juga mendorong penambahan 4,28 juta investor baru, meningkat 58,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh minat yang kuat dari generasi muda yang memprioritaskan teknologi seluler dan cepat mengadopsi platform investasi digital. Dari 19 juta investor pasar modal, sekitar 54,25% berusia di bawah 30 tahun, 26,42% berusia antara 30 dan 41 tahun, dan sisanya berusia di atas 41 tahun.

Pada periode yang sama (YTD), nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 409,56 triliun per akhir Oktober 2025. Pada Oktober 2025 saja, transaksi aset kripto mencapai Rp 49,28 triliun, naik 27,6% secara bulanan (mtm).

"Indonesia merupakan pasar yang tumbuh pesat untuk perdagangan, menjadikannya tempat yang menarik untuk melanjutkan misi Robinhood dalam mendemokratisasi keuangan bagi semua orang. Kami menantikan untuk menghadirkan layanan inovatif yang sama kepada masyarakat Indonesia, yang telah memperoleh kepercayaan pelanggan Robinhood di seluruh dunia," kata Patrick Chan, Kepala Asia di Robinhood dalam acara Corporate Action Launch di Bursa Efek Indonesia, Senin (8/12/2025).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Berita Terkini
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved