Ekspor China Bangkit, Surplus Perdagangan Melesat Tembus Rp16.693 Triliun

Selasa, 09 Desember 2025 - 17:03 WIB
loading...
A A A
Sebagian analis menilai perbaikan kinerja ekspor turut dipengaruhi gencatan dagang sementara antara China dan Amerika Serikat yang disepakati Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pada pertemuan akhir Oktober di Korea Selatan. AS menurunkan tarif terhadap sejumlah produk China, sementara China menghentikan pengendalian ekspor yang terkait logam tanah jarang.



Meski demikian, aktivitas pabrik China masih menunjukkan penyusutan selama delapan bulan berturut-turut hingga November. Para ekonom menilai terlalu dini untuk menyimpulkan adanya pemulihan permintaan eksternal yang berkelanjutan pascagencatan dagang AS–China.

Dengan ekspor yang kembali stabil, banyak ekonom memperkirakan China tetap berada di jalur mencapai target pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen tahun ini. Pemerintah China sebelumnya telah menetapkan fokus pada penguatan manufaktur berteknologi tinggi dalam lima tahun ke depan, bersamaan dengan peningkatan konsumsi domestik untuk mengurangi ketidakseimbangan ekonomi.

Politbiro Partai Komunis China yang dipimpin Xi Jinping pada Senin membahas rancangan kebijakan ekonomi untuk 2026. Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa para pemimpin kembali menegaskan strategi mengejar kemajuan dengan menjaga stabilitas seiring meningkatnya ketidakpastian global.

Xinhua juga mencatat bahwa China perlu memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi domestik untuk menghadapi risiko eksternal, termasuk perselisihan dagang yang masih berlangsung. Pelaku usaha kini menunggu Konferensi Kerja Ekonomi Pusat yang akan digelar akhir Desember dan diperkirakan menguraikan prioritas ekonomi tahun mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved