Dorong Dedolarisasi, BRICS Timbun 663 Ton Emas Senilai Rp1.513 Triliun di 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:43 WIB
loading...
Dorong Dedolarisasi,...
Bank sentral negara-negara BRICS secara kolektif membeli 663 ton emas dalam sembilan bulan pertama tahun 2025. FOTO/TASS
A A A
JAKARTA - Bank sentral negara-negara BRICS secara kolektif membeli 663 ton emas dalam sembilan bulan pertama tahun 2025. Nilai akumulasi pembelian logam mulia itu mencapai hampir USD91 miliar atau setara Rp1.513 triliun.

Data yang dirilis Dewan Emas Dunia (World Gold Council/WGC) menunjukkan, pembelian besar-besaran ini dilakukan meskipun harga emas terus berada pada level tertinggi sepanjang masa. Pembelian agresif itu didorong agenda strategis untuk menopang mata uang baru yang rencananya akan diluncurkan.

Baca Juga: Gaet Anggota BRICS, AS Pertimbangkan Bentuk Alternatif G7

Logam mulia tersebut dipandang sebagai penyangga utama untuk melindungi nilai mata uang dari volatilitas pasar dan inflasi. Emas dinilai sebagai aset safe haven yang permintaannya cenderung stabil, bahkan dalam kondisi ekonomi yang fluktuatif.



Aksi akumulasi emas ini juga merupakan bagian dari strategi dedolarisasi jangka panjang. Dolar AS yang sebelumnya menjadi andalan cadangan devisa, kini secara bertahap didiversifikasi dengan emas. Pembelian terus-menerus oleh BRICS turut mendorong harga emas dunia melonjak ke rekor baru, mencapai USD 4.339 per ons pada Jumat lalu.

Secara total, hingga kuartal III-2025, cadangan emas blok BRICS telah mencapai 6.026 ton. Meski demikian, jumlah tersebut masih di bawah kepemilikan Amerika Serikat (AS) yang mencapai 8.133 ton, atau Jerman 3.352 ton dan Italia 2.452 ton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Rekomendasi
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Berita Terkini
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved