Dorong Dedolarisasi, BRICS Timbun 663 Ton Emas Senilai Rp1.513 Triliun di 2025
Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: PM Thailand Bubarkan DPR dan Kembalikan Kekuasaan kepada Rakyat
Di antara anggota BRICS, Rusia memimpin dengan kepemilikan 2.336 ton, disusul China dengan 2.298 ton. India menyusul dengan 880 ton, sementara pembelian terbaru Brasil membawa total cadangannya menjadi 145,1 ton. Komposisi ini menunjukkan Amerika Serikat masih memegang keunggulan absolut dalam kepemilikan emas dunia.
Gelombang pembelian emas oleh BRICS telah konsisten berlangsung sejak 2022. Momentum ini semakin menguat setelah serangkaian sanksi Barat terhadap Rusia, yang memicu pergeseran geopolitik besar-besaran dan mendorong negara-negara berkembang untuk memperkuat kemandirian finansial.
Agenda dedolarisasi yang diusung BRICS, dengan emas sebagai tulang punggungnya, semakin mengancam dominasi dolar AS dalam sistem keuangan global. Langkah ini menandai babak baru dalam persaingan geopolitik dan ekonomi dunia.
Di antara anggota BRICS, Rusia memimpin dengan kepemilikan 2.336 ton, disusul China dengan 2.298 ton. India menyusul dengan 880 ton, sementara pembelian terbaru Brasil membawa total cadangannya menjadi 145,1 ton. Komposisi ini menunjukkan Amerika Serikat masih memegang keunggulan absolut dalam kepemilikan emas dunia.
Gelombang pembelian emas oleh BRICS telah konsisten berlangsung sejak 2022. Momentum ini semakin menguat setelah serangkaian sanksi Barat terhadap Rusia, yang memicu pergeseran geopolitik besar-besaran dan mendorong negara-negara berkembang untuk memperkuat kemandirian finansial.
Agenda dedolarisasi yang diusung BRICS, dengan emas sebagai tulang punggungnya, semakin mengancam dominasi dolar AS dalam sistem keuangan global. Langkah ini menandai babak baru dalam persaingan geopolitik dan ekonomi dunia.
(nng)
Lihat Juga :