RUPSLB BNI Tunjuk Febrio Nathan Kacaribu Jadi Komisaris Baru Gantikan Suminto
Senin, 15 Desember 2025 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
“RUPSLB ini memastikan seluruh aspek tata kelola BNI tetap sejalan dengan perkembangan regulasi dan mendukung kesiapan operasional Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis tahun mendatang,” ujar Putrama.
Penguatan tata kelola ini didukung oleh kinerja keuangan BNI yang solid. Hingga akhir Kuartal III 2025 seperti kredit BNI mencapai Rp812 triliun, tumbuh 10,5% YoY dengan pertumbuhan sehat di semua segmen. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp934,3 triliun, meningkat 21,4% YoY, didorong oleh pertumbuhan Dana Murah (CASA) sebesar 13,3% YoY.
Baca Juga: Purbaya Sidak Kantor BNI: Saya Mau Lihat Bagaimana Kerja Mereka
Transformasi Digital terus mencatat peningkatan signifikan, di mana aplikasi wondr by BNI mencatat 10,5 juta pengguna, dan BNIdirect mencatat nilai transaksi sebesar Rp8.080 triliun.
“Kami optimistis penguatan tata kelola dan transformasi berkelanjutan ini akan semakin memperkokoh posisi BNI sebagai bank yang sehat, kompetitif, dan mampu memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Putrama.
Dengan penyesuaian di Dewan Komisaris dan penguatan tata kelola, BNI menegaskan kesiapan Perseroan menghadapi tantangan bisnis 2026, menjaga kesinambungan pertumbuhan, serta memperkuat kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Penguatan tata kelola ini didukung oleh kinerja keuangan BNI yang solid. Hingga akhir Kuartal III 2025 seperti kredit BNI mencapai Rp812 triliun, tumbuh 10,5% YoY dengan pertumbuhan sehat di semua segmen. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp934,3 triliun, meningkat 21,4% YoY, didorong oleh pertumbuhan Dana Murah (CASA) sebesar 13,3% YoY.
Baca Juga: Purbaya Sidak Kantor BNI: Saya Mau Lihat Bagaimana Kerja Mereka
Transformasi Digital terus mencatat peningkatan signifikan, di mana aplikasi wondr by BNI mencatat 10,5 juta pengguna, dan BNIdirect mencatat nilai transaksi sebesar Rp8.080 triliun.
“Kami optimistis penguatan tata kelola dan transformasi berkelanjutan ini akan semakin memperkokoh posisi BNI sebagai bank yang sehat, kompetitif, dan mampu memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Putrama.
Dengan penyesuaian di Dewan Komisaris dan penguatan tata kelola, BNI menegaskan kesiapan Perseroan menghadapi tantangan bisnis 2026, menjaga kesinambungan pertumbuhan, serta memperkuat kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan.
(akr)
Lihat Juga :