Kini Berinvestasi Reksa Dana Tak Lagi Repot Berkat IPOT
Selasa, 15 September 2020 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Berbasis aplikasi dengan fitur-fiturnya yang kekinian, lengkap dan real time, investor pemula dengan modal terjangkau pun bisa memulai investasinya dengan mudah dan nyaman. Apalagi, digitalisasi pembukaan rekening efeknya yang instant (full digital).
"Investor pemula mulai dari mahasiswa, first jobber hingga ibu-ibu muda dan mereka yang baru mengenal investasi bisa menjadikan reksa dana sebagai langkah paling awal untuk memulai investasinya, teristimewa di masa PSBB saat ini," jelas Moleonoto.
Sementara itu, IPOT dengan fitur-fitur andal dan proses transaksi yang sangat transparan bebas biaya redemption dan subscription tentu cocok untuk investor reksa dana yang selama ini terlalu nyaman dalam berinvestasi, namun kurang paham seluk-beluk investasi reksa dana dan kesulitan dalam memantau pertumbuhan imbal hasil yang diperolehnya secara riil.( Baca juga:Disiplinkan Masyarakat Selama PSBB, Aparat Gabungan Sisir Jakarta Barat Setiap Hari )
IPOT dengan Handholding Transaction Process-nya memperlihatkan transparansi keseluruhan proses transaksi, sehingga makin menyamankan dan mencerdaskan investor dalam investasinya. Mulai dari proses beli hingga ordernya masuk (done) akan ada notifikasi, begitu pula saat proses jual reksa dana hingga dana masuk ke rekening investor akan dengan mudah mengetahui dapatnya berapa.
Fitur-fitur andalannya pun tampil lebih segar, imbuhnya, mulai dari Fund Evaluator yang menampilkan reksa dana terbaik yang sudah diurutkan sesuai rangkingnya sehingga dapat dijadikan referensi oleh investor untuk berinvestasi reksa dana, Fund Comparison yang membandingkan kinerja beberapa reksa dana sekaligus untuk melihat reksa dana yang terbaik sehingga investor bisa melihat ranking reksa dana berdasarkan kinerja NAV (Net Asset Value) dan AUM (Asset Under Management), Fund Charting yang bisa menampilkan analisis technical chart untuk pergerakan harga reksa dana, hingga Auto Investment (berkala list) yang memudahkan investasi secara otomatis dan fitur-fitur terkini lainnya.
"Investor pemula mulai dari mahasiswa, first jobber hingga ibu-ibu muda dan mereka yang baru mengenal investasi bisa menjadikan reksa dana sebagai langkah paling awal untuk memulai investasinya, teristimewa di masa PSBB saat ini," jelas Moleonoto.
Sementara itu, IPOT dengan fitur-fitur andal dan proses transaksi yang sangat transparan bebas biaya redemption dan subscription tentu cocok untuk investor reksa dana yang selama ini terlalu nyaman dalam berinvestasi, namun kurang paham seluk-beluk investasi reksa dana dan kesulitan dalam memantau pertumbuhan imbal hasil yang diperolehnya secara riil.( Baca juga:Disiplinkan Masyarakat Selama PSBB, Aparat Gabungan Sisir Jakarta Barat Setiap Hari )
IPOT dengan Handholding Transaction Process-nya memperlihatkan transparansi keseluruhan proses transaksi, sehingga makin menyamankan dan mencerdaskan investor dalam investasinya. Mulai dari proses beli hingga ordernya masuk (done) akan ada notifikasi, begitu pula saat proses jual reksa dana hingga dana masuk ke rekening investor akan dengan mudah mengetahui dapatnya berapa.
Fitur-fitur andalannya pun tampil lebih segar, imbuhnya, mulai dari Fund Evaluator yang menampilkan reksa dana terbaik yang sudah diurutkan sesuai rangkingnya sehingga dapat dijadikan referensi oleh investor untuk berinvestasi reksa dana, Fund Comparison yang membandingkan kinerja beberapa reksa dana sekaligus untuk melihat reksa dana yang terbaik sehingga investor bisa melihat ranking reksa dana berdasarkan kinerja NAV (Net Asset Value) dan AUM (Asset Under Management), Fund Charting yang bisa menampilkan analisis technical chart untuk pergerakan harga reksa dana, hingga Auto Investment (berkala list) yang memudahkan investasi secara otomatis dan fitur-fitur terkini lainnya.
(uka)
Lihat Juga :