Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan dalam Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 17 Desember 2025 - 23:33 WIB
loading...
Pentingnya Kolaborasi...
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) mengapresiasi Nestlé Indonesia yang sejak 2022 telah menunjukkan komitmen nyata melalui program gizi dan edukasi keluarga di berbagai daerah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nestle Indonesia menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atas kontribusinya dalam percepatan penurunan stunting melalui Program Pendampingan Gizi yang telah dilaksanakan di Karawang (Jawa Barat), Batang (Jawa Tengah), dan Pasuruan (Jawa Timur). Penghargaan diberikan dalam GENTING Collaboration Summit 2025, yang digelar di JS Luwansa Hotel, Jakarta, dengan tema “Sinergi untuk Negeri, Wujudkan Indonesia Bebas Stunting” pada 10 Desember 2025.

Program GENTING merupakan salah satu dari lima Quick Wins Kemendukbangga yang diluncurkan pada Desember 2024 dan kini memasuki tahun pertama implementasinya. Program ini menjangkau seluruh Indonesia melalui pembentukan 38 Tim Pengendali GENTING tingkat provinsi dan 512 Tim Pengendali GENTING (TPG) tingkat kabupaten/kota.

Sepanjang 2025, GENTING telah mencapai 157,39% dari target 1 juta penerima manfaat, mencakup dukungan gizi, sanitasi, air bersih, hunian layak, dan edukasi bagi lebih dari 1,3 juta masyarakat di seluruh Indonesia. GENTING Collaboration Summit menjadi forum monitoring tahunan sekaligus bentuk apresiasi bagi mitra pentahelix yang berperan sebagai Orang Tua Asuh (OTA) dalam percepatan penurunan stunting nasional.



Dalam sambutannya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kontribusi Nestle Indonesia. Baca Juga: Cegah Stunting, Cermati Program 100 Hari Pendampingan Gizi Ini

“Percepatan penurunan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Upaya ini membutuhkan sinergi seluruh unsur pentahelix yang turun langsung mendampingi keluarga berisiko stunting. Kami mengapresiasi Nestlé Indonesia yang sejak 2022 telah menunjukkan komitmen nyata melalui program gizi dan edukasi keluarga di berbagai daerah. Kolaborasi seperti ini diharapkan semakin memperkuat langkah bersama kita untuk mencapai target prevalensi stunting 14,2 persen pada tahun 2029.” tutur Wihaji

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas intervensi gizi yang dilakukan Nestlé Indonesia melalui pemberian 1 butir telur dan 1 gelas susu tinggi kalori DANCOW GroPlus setiap hari selama 6 bulan, mulai Juli 2025 hingga Januari 2026. Program tersebut telah menjangkau lebih dari 630 anak berisiko stunting, serta melibatkan lebih dari 1.350 orang tua, kader posyandu, dan ibu hamil dan menyusui di lebih dari 95 desa melalui edukasi mengenai gizi anak, pola makan sehat, keamanan pangan, jajanan sehat, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Presiden Direktur Nestle Indonesia, Georgios Badaro menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam percepatan penurunan stunting.

“Sebagai perusahaan Good food, Good life, Nestle Indonesia berkomitmen memanfaatkan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, baik saat ini maupun bagi generasi mendatang. Kami percaya bahwa gizi yang baik sejak usia dini merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak dan masa depan bangsa. Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus pengingat bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan stunting. Intervensi gizi harus berjalan seiring dengan edukasi dan pemberdayaan keluarga agar mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Nestlé Indonesia akan terus memperluas kontribusi kami dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal.”

Hal ini juga disampaikan oleh Marketing Manager PT Nestle Indonesia, Ankur Mittal yang menekankan, bahwa keberhasilan percepatan penurunan stunting sangat ditentukan oleh konsistensi dan kekuatan kolaborasi di tingkat komunitas, termasuk peran keluarga sebagai garda terdepan.

“Melalui Program Pendampingan Gizi, kami berupaya memberikan dukungan yang menyeluruh, tidak hanya dalam bentuk akses gizi, tetapi juga melalui edukasi dan pemberdayaan keluarga serta komunitas. Kami percaya bahwa perubahan perilaku dan peningkatan literasi gizi merupakan fondasi penting untuk meningkatkan status kesehatan anak, termasuk melalui penyuluhan dan edukasi yang diberikan kepada para orang tua. Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam mewujudkan dampak yang nyata dan berkelanjutan.”

Baca Juga: Kejar NZE 2050, Nestle Targetkan Pengurangan Emisi 50% di 2030

Ke depan, Nestlé Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat pendekatan kolaboratif melalui integrasi edukasi, intervensi gizi, dan pendampingan komunitas berbasis data. Pendekatan ini menjadi fondasi strategis dalam mendukung pembangunan generasi masa depan yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.

“Nestlé Indonesia akan terus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah dan para mitra pentahelix lainnya, sejalan dengan upaya nasional untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14,2% pada 2029 serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya. Penghargaan ini semakin menegaskan dedikasi kami untuk terus mendorong terwujudnya generasi Indonesia yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya di masa depan,” tutup Ankur
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampah Plastik di Wilayah...
Sampah Plastik di Wilayah Pesisir Jadi Ancaman! Salaka, KEHATI, dan Nestle Bergerak
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
Kejar NZE 2050, Nestle...
Kejar NZE 2050, Nestle Targetkan Pengurangan Emisi 50% di 2030
CEO Nestle Dipecat Gara-gara...
CEO Nestle Dipecat Gara-gara Ketahuan Selingkuh dengan Bawahan
Rumah BUMN BRI Antar...
Rumah BUMN BRI Antar Mahasiswa Rintis Bisnis Camilan Anti-Stunting
Kualitas Air dan Lingkungan,...
Kualitas Air dan Lingkungan, Kunci Tekan Beban Ekonomi Akibat Stunting
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Prabowo Ingatkan Integritas...
Prabowo Ingatkan Integritas dan Akuntabilitas Jalankan MBG
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved