AS Sudah Tancap Gas Jadikan Panas Bumi Sebagai Sumber Energi Listrik, Indonesia Sudah Sampai Mana?
Kamis, 18 Desember 2025 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, di tingkat global, pemanfaatan panas bumi semakin berkembang, terutama di Amerika Serikat (AS). Sebagai negara dengan kapasitas terpasang panas bumi terbesar di dunia, yakni mencapai 3,93 GW, Amerika Serikat semakin agresif dalam mengembangkan pemanfaatan energi panas bumi. Reuters melaporkan, energi panas bumi yang bebas emisi karbon semakin diminati oleh perusahaan teknologi berskala besar yang memiliki komitmen terhadap pengurangan emisi.
Berbeda dengan energi surya atau angin yang bergantung pada kondisi cuaca, panas bumi menjadi sumber energi bersih yang selalu tersedia sepanjang waktu. Hal ini menjadikannya sangat menarik bagi perusahaan seperti Meta dan Google, yang membutuhkan pasokan listrik stabil dan rendah emisi untuk mendukung data center mereka. Pada tahun 2023, Google mengumumkan inisiatif pemanfaatan energi panas bumi tingkat lanjut sebagai sumber listrik bagi operasional pusat data mereka, menandai langkah signifikan dalam transisi energi sektor teknologi.
Momentum Strategis untuk Indonesia
Potensi panas bumi di Indonesia tidak hanya besar secara angka, tetapi juga strategis dalam mendukung komitmen Net Zero Emission 2060. Namun, tanpa dukungan kebijakan dan pembangunan infrastruktur yang terencana, potensi tersebut akan tetap menjadi potensi semata. Keterlibatan aktif pemerintah dalam penyediaan infrastruktur dasar dan penyederhanaan regulasi menjadi kunci untuk menarik investasi dan mempercepat pengembangan panas bumi.
Dengan kolaborasi lintas sektor, serta dorongan dari akademisi dan masyarakat sipil, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadikan panas bumi sebagai pilar utama transisi energi nasional.
Berbeda dengan energi surya atau angin yang bergantung pada kondisi cuaca, panas bumi menjadi sumber energi bersih yang selalu tersedia sepanjang waktu. Hal ini menjadikannya sangat menarik bagi perusahaan seperti Meta dan Google, yang membutuhkan pasokan listrik stabil dan rendah emisi untuk mendukung data center mereka. Pada tahun 2023, Google mengumumkan inisiatif pemanfaatan energi panas bumi tingkat lanjut sebagai sumber listrik bagi operasional pusat data mereka, menandai langkah signifikan dalam transisi energi sektor teknologi.
Momentum Strategis untuk Indonesia
Potensi panas bumi di Indonesia tidak hanya besar secara angka, tetapi juga strategis dalam mendukung komitmen Net Zero Emission 2060. Namun, tanpa dukungan kebijakan dan pembangunan infrastruktur yang terencana, potensi tersebut akan tetap menjadi potensi semata. Keterlibatan aktif pemerintah dalam penyediaan infrastruktur dasar dan penyederhanaan regulasi menjadi kunci untuk menarik investasi dan mempercepat pengembangan panas bumi.
Dengan kolaborasi lintas sektor, serta dorongan dari akademisi dan masyarakat sipil, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadikan panas bumi sebagai pilar utama transisi energi nasional.
(wur)
Lihat Juga :