Nusantara Regas Siapkan Sistem Tanggap Darurat Jelang Natal dan Tahun Baru 2025

Jum'at, 19 Desember 2025 - 15:41 WIB
loading...
Nusantara Regas Siapkan...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2025, PT Nusantara Regas (NR) memantapkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kondisi darurat sebagai bagian dari mitigasi manajemen risiko perusahaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Major Emergency Response Exercise (MERE) yang terintegrasi dengan Business Continuity Plan (BCP) pada Selasa (16/12), bertempat di ORF Muara Karang dan Kantor Pusat PT Nusantara Regas, Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Manajemen Risiko PT Nusantara Regas, Ali Azmy, yang juga bertindak sebagai Crisis Commander, Direktorat Subsidiary Risk Management PT Pertamina (Persero), serta melibatkan Project Management Office (PMO) HSSE PT PGN Tbk, PT PLN (Persero), PGN Solution, dan jajaran tim internal PT Nusantara Regas yang terdiri dari Incident Management Team (IMT), Business Continuity Team (BCT), dan Emergency Response Team (ERT).

Major Emergency Response Exercise (MERE) merupakan simulasi latihan tanggap darurat skala besar yang dirancang untuk menguji kesiapan, sistem komunikasi, serta efektivitas koordinasi internal dan eksternal dalam menghadapi berbagai potensi insiden, seperti kebocoran gas, gangguan operasional, hingga kondisi darurat lainnya. Latihan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan dan keamanan pasokan energi, khususnya pada periode dengan potensi peningkatan kebutuhan gas.

“Melalui pelaksanaan MERE yang terintegrasi dengan Business Continuity Plan, Nusantara Regas memastikan seluruh sistem, prosedur, dan personel siap merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Latihan ini tidak hanya menguji aspek teknis dan operasional, tetapi juga ketangguhan sistem pengambilan keputusan dan komunikasi krisis perusahaan,” ujar Ali Azmy, Direktur Manajemen Risiko PT Nusantara Regas.

Dalam simulasi tersebut, skenario yang diangkat adalah kebocoran pipa bawah laut akibat aktivitas kapal yang berlabuh di atas jalur pipa, yang berpotensi menurunkan tekanan sistem dan mengganggu pasokan gas. Tahapan latihan meliputi deteksi dini, pengamanan area, pengendalian aliran dan tekanan gas, hingga aktivasi Incident Management Team (IMT) untuk memastikan koordinasi lintas fungsi serta komunikasi dengan pemangku kepentingan dan regulator berjalan efektif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Cuan Maksimal! PGN Pertahankan...
Cuan Maksimal! PGN Pertahankan Rasio Dividen 80% Senilai US$ 172,29 Juta
Pertamina Patra Niaga-MEPS...
Pertamina Patra Niaga-MEPS Kerja Sama Perkuat Keandalan Operasional Kilang
Petrokimia Gresik Amankan...
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas hingga 2035, Perkuat Produksi Pupuk Nasional
Menuju Industri Hijau:...
Menuju Industri Hijau: PGN Rintis Ekosistem CCS demi Amonia Rendah Karbon
Dukung Keberlanjutan...
Dukung Keberlanjutan Pasokan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG Blok Masela
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
Batik Fair di Surabaya,...
Batik Fair di Surabaya, PGN Dorong Pemberdayaan UMKM dan Anak Disabilitas
PGN Gelar Program Tukar...
PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik untuk BBG
Rekomendasi
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Vietnam Jelang Final AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved