Bahlil: Pasokan Listrik di Aceh Hampir Pulih Seperti Sebelum Bencana, Sisa 4 Kabupaten
Jum'at, 19 Desember 2025 - 16:35 WIB
loading...
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan, pasokan listik di Provinsi Aceh hampir pulih seluruhnya seperti sebelum terjadinya bencana banjir dan longsor. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan, pasokan listik di Provinsi Aceh hampir pulih seluruhnya seperti sebelum terjadinya bencana banjir dan longsor . Bahlil mengatakan, pasokan listrik di Provinsi Aceh sebesar 120 megawatt sudah menerangi hampir seluruh kabupaten di provinisi tersebut. Namun masih tersisa 4 Kabupaten yang masih dalam tahap pemulihan.
"Namun yang untuk Aceh, kami harus sampaikan secara data terkini bahwa Banda Aceh semalam Alhamdulillah, puji Tuhan, sudah normal sesuai dengan apa yang sebelum terjadi bencana. 120 Megawatt di Banda Aceh semuanya sudah nyala," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Adapun 4 Kabupaten yang masih dalam tahap pemulihan yakni, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Kabupaten Gayo Lues, dan Aceh Tengah. Keempat kabupaten ini terkendala proses pemulihan karena masifnya kerusakan infrastruktur pasca bencana.
Baca Juga: Disebut Bohongi Presiden, Begini Cerita Bahlil Soal Laporan Kondisi Listrik di Aceh
"Ini terjadi karena bukan karena mesin listriknya atau power plant-nya yang tidak bisa tersuplai, tetapi terjadi karena infrastruktur kita yang belum terselesaikan di lapangan untuk tegangan rendah," lanjutnya.
"Namun yang untuk Aceh, kami harus sampaikan secara data terkini bahwa Banda Aceh semalam Alhamdulillah, puji Tuhan, sudah normal sesuai dengan apa yang sebelum terjadi bencana. 120 Megawatt di Banda Aceh semuanya sudah nyala," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Adapun 4 Kabupaten yang masih dalam tahap pemulihan yakni, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Kabupaten Gayo Lues, dan Aceh Tengah. Keempat kabupaten ini terkendala proses pemulihan karena masifnya kerusakan infrastruktur pasca bencana.
Baca Juga: Disebut Bohongi Presiden, Begini Cerita Bahlil Soal Laporan Kondisi Listrik di Aceh
"Ini terjadi karena bukan karena mesin listriknya atau power plant-nya yang tidak bisa tersuplai, tetapi terjadi karena infrastruktur kita yang belum terselesaikan di lapangan untuk tegangan rendah," lanjutnya.
Lihat Juga :