9 Perusahaan Antre IPO, Enam Beraset Jumbo

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:28 WIB
loading...
9 Perusahaan Antre IPO,...
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga saat ini terdapat 9 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan pencatatan perdana saham atau initial public offering (IPO). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga saat ini terdapat 9 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan pencatatan perdana saham atau initial public offering (IPO) . Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, sebanyak dua perusahaan masuk dalam kategori aset kecil atau di bawah Rp50 miliar.

Sedangkan sebanyak satu perusahaan masuk dalam kategori aset berskala sedang atau antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Serta enam perusahaan memiliki aset berskala besar atau di atas Rp250 miliar.

“Adapun sampai dengan 19 Desember 2025 telah tercatat 26 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp18,11 triliun,” kata Nyoman dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (20/12).

Baca Juga: IHSG Sepekan Meroket 1,46%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.844 Triliun

Dari daftar pipeline perusahaan yang akan IPO, sebanyak tiga perusahaan berasal dari sektor keuangan. Kemudian, masing-masing satu perusahaan dari sektor energi, industri, teknologi dan transportasi.

“Selanjutnya, sebanyak dua perusahaan berasal dari bahan baku,” imbuh Nyoman.



Sebagai informasi, BEI merevisi target jumlah perusahaan yang IPO saham tahun ini dari 66 jadi 45 perusahaan, sementara untuk perusahaan yang telah melantai hingga saat ini baru berjumlah 26.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon, Inarno Djajadi menyampaikan, penyesuaian target jumlah IPO oleh BEI mencerminkan fokus penguatan kualitas emiten, bukan semata mengejar jumlah. Baca Juga: OJK Blak-blakan Soal Penyebab Penurunan Jumlah IPO Tahun Ini

“OJK bersama BEI menekankan agar emiten yang melakukan IPO memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta keberlanjutan usaha yang memadai, sehingga kredibilitas emiten tetap terjaga dan kepentingan investor terlindungi,” kata Inarno.

Selain itu terdapat calon emiten yang memilih menunggu momentum pasar yang lebih tepat dalam merealisasikan rencana IPO-nya, dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan strategi bisnis masing-masing.

“OJK memandang dinamika ini sebagai bagian dari proses pendalaman pasar yang sehat dan berorientasi jangka panjang,” imbuh Inarno.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Bakal Listing di Hong...
Bakal Listing di Hong Kong, MNC Animation Go Global Bidik 8 Juta Penduduk Dunia
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Gestur Mesra Sarwendah...
Gestur Mesra Sarwendah dan Gio saat Live Tuai Kritikan, Disebut Tak Sopan
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Berita Terkini
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved