Komitmen PPA Dukung Pemberdayaan Masyarakat melalui UMK Spesial
Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:18 WIB
loading...
Satu-satunya BUMN yang berperan sebagai restructuring house, PPA secara konsisten memberikan dukungan kepada UMK dengan latar belakang yang unik serta potensial untuk dapat direvitalisasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa berkomitmen untuk memberikan nilai tambah secara berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan berfokus pada 3 bidang yaitu pendidikan, pemberdayaan UMK , dan lingkungan. Komitmen ini sejalan dengan peran PPA sebagai instumen strategis pemerintah dalam melakukan restrukturisasi dan revitalisasi, sehingga PPA dapat senantiasa memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
Sepanjang tahun 2025, PPA berhasil mendapatkan 2 penghargaan di bidang pemberdayaan UMK, di mana Aruna Creative dinobatkan meraih Juara III dalam ajang Indonesia Corporate Communication & Sustainability Summit (ICCS Summit) untuk sub kategori Local Heroes, kategori Sustainability. Serta meraih Juara III untuk sub kategori Small Medium Enterprises (SME) Development kategori Sustainability pada ajang yang sama dengan tema Program Peduli UMK Spesial.
Baca Juga: PPA Raih Penghargaan Internasional Bidang Keselamatan dari WSO
Penghargaan ini juga menjadi tonggak pencapain Yuliana Fitri sebagai founder yang membawa Aruna Creative menjadi UMK Spesial yang memiliki “paket lengkap”, di dalam ekosistemnya. Aruna menggunakan bahan baku serat alam yang ramah lingkungan untuk produksi, mempekerjakan 100% perempuan dalam workshop-nya, serta memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas untuk turut berkarya yang mendukung desain yang unik dan ekslusif.
“Aruna Creative ingin menjadikan wastra nusantara sebagai jembatan keberlanjutan antara budaya, kelestarian alam, kreativitas design dan mode, pendidikan, serta kesetaraan dengan visi masa depan yang inklusif,” ungkap Founder Aruna Creative, Yuliana Fitri.
Sebagai satu-satunya BUMN yang berperan sebagai restructuring house, PPA secara konsisten dalam lima tahun terakhir telah memberikan dukungan kepada UMK dengan latar belakang yang unik serta potensial untuk dapat direvitalisasi. Program TJSL yang diberi nama Peduli UMK Spesial ini telah memberdayakan para UMK dengan latar belakang pekerja ex-narapidana, penyintas narkoba, pemberdaya disabilitas, pegiat lingkungan (olah sampah plastik), hingga komunitas ibu-ibu kepala keluarga.
Direktur Utama PPA, M Teguh Wirahadikusumah mengungkapkan, “PPA berkomitmen memberikan kebermanfaatan dengan memenuhi amanah dari para pemegang saham dan bertanggung jawab secara luas kepada para pemangku kepentingan,salah satunya melalui program TJSL. Program UMK Spesial ini adalah kontribusi nyata kami kepada masyarakat yang sejalan dengan Pilar Pembangunan Ekonomi dengan menyasar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di bidang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.”
Secara rinci, Teguh menjelaskan tiga prioritas dan capaian Program TJSL PPA pada tahun 2025. Di bidang pendidikan, PPA telah melaksanakan Program Dukungan Pendidikan dan Kesehatan untuk 60 penerima manfaat dari keluarga tenaga alihdaya di lingkungan PPA, Program Kolaborasi Beasiswa untuk 50 Karyawan di lingkungan Holding BUMN Danareksa, bantuan perbaikan empat sekolah dasar di lingjkungan Holding BUMN Danareksa, Program Inkubasi Pendidikan Musik “Bintang Muda Lokananta” di mana 12 penerima manfaat berkesempatan mengikuti workshop dan mentorship industri musik, perilisan musik dalam bentuk kompilasi album, dan tur ke sejumlah kota.
Baca Juga: PPA Dukung Kolaborasi untuk Bangun Ekonomi Nasional yang Tangguh
Di bidang lingkungan, PPA telah berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan memitigasi emisi gas efek rumah kaca dengan menanam 2.000 bibit pohon endemik dan pohon produktif, pembangunan dua rumah sampah di Kawasan Industri Holding BUMN Danareksa, serta pelibatan karyawan dalam kegiatan daur ulang plastik dan pakaian untuk menjadi produk bernilai lebih. Sementara itu di bidang pemberdayaan UMK, PPA telah menyalurkan dana program sebesar Rp1 miliar dengan pembinaan PUMK untuk 30 UMK Binaan.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, PPA akan senantiasa hadir melalui program TJSL yang berdampak bagi peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi, dan aksi nyata untuk kelestarian yang selaras dengan Asta Cita,” tutup Teguh.
Sepanjang tahun 2025, PPA berhasil mendapatkan 2 penghargaan di bidang pemberdayaan UMK, di mana Aruna Creative dinobatkan meraih Juara III dalam ajang Indonesia Corporate Communication & Sustainability Summit (ICCS Summit) untuk sub kategori Local Heroes, kategori Sustainability. Serta meraih Juara III untuk sub kategori Small Medium Enterprises (SME) Development kategori Sustainability pada ajang yang sama dengan tema Program Peduli UMK Spesial.
Baca Juga: PPA Raih Penghargaan Internasional Bidang Keselamatan dari WSO
Penghargaan ini juga menjadi tonggak pencapain Yuliana Fitri sebagai founder yang membawa Aruna Creative menjadi UMK Spesial yang memiliki “paket lengkap”, di dalam ekosistemnya. Aruna menggunakan bahan baku serat alam yang ramah lingkungan untuk produksi, mempekerjakan 100% perempuan dalam workshop-nya, serta memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas untuk turut berkarya yang mendukung desain yang unik dan ekslusif.
“Aruna Creative ingin menjadikan wastra nusantara sebagai jembatan keberlanjutan antara budaya, kelestarian alam, kreativitas design dan mode, pendidikan, serta kesetaraan dengan visi masa depan yang inklusif,” ungkap Founder Aruna Creative, Yuliana Fitri.
Sebagai satu-satunya BUMN yang berperan sebagai restructuring house, PPA secara konsisten dalam lima tahun terakhir telah memberikan dukungan kepada UMK dengan latar belakang yang unik serta potensial untuk dapat direvitalisasi. Program TJSL yang diberi nama Peduli UMK Spesial ini telah memberdayakan para UMK dengan latar belakang pekerja ex-narapidana, penyintas narkoba, pemberdaya disabilitas, pegiat lingkungan (olah sampah plastik), hingga komunitas ibu-ibu kepala keluarga.
Direktur Utama PPA, M Teguh Wirahadikusumah mengungkapkan, “PPA berkomitmen memberikan kebermanfaatan dengan memenuhi amanah dari para pemegang saham dan bertanggung jawab secara luas kepada para pemangku kepentingan,salah satunya melalui program TJSL. Program UMK Spesial ini adalah kontribusi nyata kami kepada masyarakat yang sejalan dengan Pilar Pembangunan Ekonomi dengan menyasar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di bidang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.”
Secara rinci, Teguh menjelaskan tiga prioritas dan capaian Program TJSL PPA pada tahun 2025. Di bidang pendidikan, PPA telah melaksanakan Program Dukungan Pendidikan dan Kesehatan untuk 60 penerima manfaat dari keluarga tenaga alihdaya di lingkungan PPA, Program Kolaborasi Beasiswa untuk 50 Karyawan di lingkungan Holding BUMN Danareksa, bantuan perbaikan empat sekolah dasar di lingjkungan Holding BUMN Danareksa, Program Inkubasi Pendidikan Musik “Bintang Muda Lokananta” di mana 12 penerima manfaat berkesempatan mengikuti workshop dan mentorship industri musik, perilisan musik dalam bentuk kompilasi album, dan tur ke sejumlah kota.
Baca Juga: PPA Dukung Kolaborasi untuk Bangun Ekonomi Nasional yang Tangguh
Di bidang lingkungan, PPA telah berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan memitigasi emisi gas efek rumah kaca dengan menanam 2.000 bibit pohon endemik dan pohon produktif, pembangunan dua rumah sampah di Kawasan Industri Holding BUMN Danareksa, serta pelibatan karyawan dalam kegiatan daur ulang plastik dan pakaian untuk menjadi produk bernilai lebih. Sementara itu di bidang pemberdayaan UMK, PPA telah menyalurkan dana program sebesar Rp1 miliar dengan pembinaan PUMK untuk 30 UMK Binaan.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, PPA akan senantiasa hadir melalui program TJSL yang berdampak bagi peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi, dan aksi nyata untuk kelestarian yang selaras dengan Asta Cita,” tutup Teguh.
(akr)
Lihat Juga :