Indonesia Punya Modal Besar, Saatnya Memulai Produksi Chip Sendiri
Minggu, 21 Desember 2025 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
“Saya kira dengan pembuatan peta jalan kecerdasan artificial ini, kita mungkin bisa maju satu langkah dibanding dengan negara-negara di Asia. Namun demikian, mau membangun software AI itu saya kira harus membuka pikiran. Kita belajar lebih banyak dengan negara-negara yang sudah mencoba membangun itu,“ ungkapnya.
Baca Juga: 140 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS, Perang Dagang Chip Memanas
Dalam kerangka jangka menengah, pemerintah juga mendorong penguatan riset AI di sektor publik melalui penyediaan platform sandbox untuk menguji inovasi-inovasi lokal.
Akademisi Binus University, Nurul Qomariah mengatakan, adanya peta jalan kecerdasan artifisial nasional membuat Indonesia diyakini mampu mewujudkan cita-cita membangun teknologi digital berbasis AI.
Nurul yang terlibat dalam penyusunan road map AI oleh pemerintah melihat hasil penyusunan peta jalan tersebut cukup komprehensif karena telah mengakomodasi berbagai kepentingan. "Dari sisi akademik, kebutuhan dan peran perguruan tinggi mulai diperhatikan, sementara dari sisi industri juga sudah dilibatkan secara aktif," ujar Nurul.
Selain itu, Komdigi telah memetakan keterlibatan berbagai kementerian dan lembaga terkait, termasuk menetapkan penanggung jawab utama, anggota, serta pembagian peran masing-masing institusi. Diharapkan, peta peran ini dapat diterima oleh seluruh lembaga terkait. Komunikasi antar lembaga dinilai menjadi kunci utama agar Komdigi dapat berfungsi sebagai pusat koordinasi seluruh aktivitas AI di Indonesia.
Baca Juga: 140 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS, Perang Dagang Chip Memanas
Dalam kerangka jangka menengah, pemerintah juga mendorong penguatan riset AI di sektor publik melalui penyediaan platform sandbox untuk menguji inovasi-inovasi lokal.
Akademisi Binus University, Nurul Qomariah mengatakan, adanya peta jalan kecerdasan artifisial nasional membuat Indonesia diyakini mampu mewujudkan cita-cita membangun teknologi digital berbasis AI.
Nurul yang terlibat dalam penyusunan road map AI oleh pemerintah melihat hasil penyusunan peta jalan tersebut cukup komprehensif karena telah mengakomodasi berbagai kepentingan. "Dari sisi akademik, kebutuhan dan peran perguruan tinggi mulai diperhatikan, sementara dari sisi industri juga sudah dilibatkan secara aktif," ujar Nurul.
Selain itu, Komdigi telah memetakan keterlibatan berbagai kementerian dan lembaga terkait, termasuk menetapkan penanggung jawab utama, anggota, serta pembagian peran masing-masing institusi. Diharapkan, peta peran ini dapat diterima oleh seluruh lembaga terkait. Komunikasi antar lembaga dinilai menjadi kunci utama agar Komdigi dapat berfungsi sebagai pusat koordinasi seluruh aktivitas AI di Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :