Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 22 Desember 2025 - 16:47 WIB
loading...
Lindungi Hak PMI, May...
Kerja sama May-God dan BIJAK difokuskan pada lima pilar utama yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penempatan tenaga kerja teknik dan perlindungan hak pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perusahaan sumber daya manusia asal Taiwan , May-God Human Resourced Co., Ltd. (May-God) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan PT Binajasa Abadikarya (PT BIJAK), yang merupakan anak perusahaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ( BPJS Ketenagakerjaan ) Indonesia. Kerja sama ini difokuskan pada lima pilar utama yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penempatan tenaga kerja teknik dan perlindungan hak pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan.

"Kerja sama dengan PT BIJAK bukan sekadar tentang kuantitas penempatan, melainkan transformasi kualitas. Dengan mengintegrasikan sumber daya tingkat nasional dari Indonesia, kami dapat memberikan kepastian bagi pemberi kerja sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bermartabat bagi para pekerja," ujar Perwakilan May-God, MRS Judy kepada wartawan, Senin (22/12/2025).

Baca Juga: Taiwan Menjadi Surga Pekerja Migran Indonesia

PT BIJAK juga menyambut positif MoU tersebut. Pasalnya, MoU tersebut tidak hanya menjamin PMI di Taiwan mendapatkan pekerjaan yang layak, tetapi juga mendapatkan perlindungan sosial dan akses kesehatan yang mumpuni.

"Sebagai bagian dari ekosistem BPJS Ketenagakerjaan, fokus kami adalah kesejahteraan pekerja. Kemitraan dengan May-God memastikan bahwa pekerja migran Indonesia tidak hanya mendapatkan pekerjaan yang layak di Taiwan, tetapi juga perlindungan sosial dan akses kesehatan yang mumpuni," Direktur Utama (Dirut) PT BIJAK, Ricky Suzano.



Terdapat sejumlah poin kesepakatan dalam MoU PT May God dan PT BIJAK. Pertama, implementasi bersama standar Responsible Business Alliance (RBA) dan International Labour Organization (ILO di mana kedua belah pihak berkomitmen untuk mempromosikan dan menerapkan standar RBA dan ILO. Hal ini memastikan proses rekrutmen yang transparan, etis, dan bebas biaya (zero cost) bagi pekerja, guna membantu perusahaan-perusahaan di Taiwan memenuhi audit tanggung jawab sosial global.

Kedua, kedua perusahaan tersebut sepakat dengan pembentukan sistem penempatan tenaga kerja teknik luar negeri. Dalam menghadapi transformasi industri di Taiwan, May-God dan PT BIJAK akan membangun sistem seleksi dan pelatihan tenaga kerja teknik yang komprehensif. Pelatihan akan dilakukan di Indonesia melalui koordinasi PT BIJAK untuk memastikan pekerja migran memiliki kompetensi teknis yang sesuai dengan standar industri di Taiwan sebelum diberangkatkan.

Ketiga, pendalaman mekanisme kerja sama ketenagakerjaan bilateral. May-God dan PT BIJAK akan memperkuat pertukaran informasi mengenai tren pasar kerja, perubahan regulasi, dan kebutuhan pemberi kerja. Kolaborasi ini bertujuan untuk menyederhanakan proses administrasi dan mempercepat integrasi tenaga kerja terampil ke dalam pasar kerja Taiwan.

Keempat, penguatan perlindungan hak dan kepentingan pekerja migran. Perlindungan hak pekerja menjadi prioritas utama dalam kerja sama ini. Baca Juga: L20 Summit 2025 Ditutup, Delegasi RI Desak Perlindungan Pekerja Informal dan Migran

"Selain memastikan kontrak kerja yang adil, May-God akan menyediakan layanan pendampingan hidup yang prima di Taiwan. Melalui latar belakang PT BIJAK sebagai anak perusahaan BPJS Ketenagakerjaan, integrasi jaminan sosial bagi pekerja selama di luar negeri akan tetap terjamin secara berkelanjutan," pungkas Ricky Suzano.

Diketahui, May-God adalah perusahaan manajemen sumber daya manusia di Taiwan yang berspesialisasi dalam rekrutmen lintas negara, konsultasi perusahaan, dan manajemen pekerja migran dengan pengalaman luas di pasar Asia Tenggara.

Sementara PT Binajasa Abadikarya (PT BIJAK) merupakan anak perusahaan dari BPJS Ketenagakerjaan Indonesia yang bergerak di bidang penyediaan tenaga kerja, pelatihan, dan layanan pendukung lainnya, berfungsi sebagai lembaga strategis dalam mendorong pengiriman tenaga kerja berkualitas ke luar negeri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Buka Rekrutmen Karyawan, Cek Posisi Apa Saja
Prabowo Heran Cucu BUMN...
Prabowo Heran Cucu BUMN Tak Boleh Diaudit: Peraturan dari Mana?
Transformasi BRIVolution...
Transformasi BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan Baru, Laba Anak Usaha BRI Rp10,38 T
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Rekomendasi
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved