Injeksi Dana Rp200 Triliun Tak Mempan Dorong Kredit, BI: Fakta Berbicara!
Senin, 22 Desember 2025 - 19:54 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Solikin secara jujur mengakui bahwa tambahan likuiditas ratusan triliun rupiah tersebut belum menjadi stimulus yang cukup kuat untuk mendorong penurunan suku bunga kredit secara drastis di pasar. “Kalau dampaknya ke suku bunga dana sudah pasti. Tapi apakah itu cukup untuk mendorong kredit? Belum. Fakta berbicara, survei membuktikan,” katanya.
Kesenjangan antara penurunan suku bunga acuan dan suku bunga kredit terlihat jelas dalam data sepanjang tahun 2025. Meskipun BI telah memangkas BI Rate sebanyak 125 basis poin, transmisi ke sektor riil melalui bunga kredit berjalan merangkak.
Baca Juga: Purbaya Kucurkan Rp200 T ke Himbara, Ekonom: Esensinya Sama, Uang Belum Masuk ke Proyek Riil
Untuk suku bunga dana dengan merespons lebih cepat seiring melimpahnya likuiditas dan suku Bunga Kredit hanya turun tipis sebesar 24 basis poin, dari level 9,20 persen di awal tahun 2025 menjadi 8,96 persen pada November 2025. Lambatnya penurunan bunga kredit ini menjadi tantangan tersendiri bagi BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, meski berbagai instrumen makroprudensial telah diaktifkan untuk memperluas ekspansi likuiditas moneter.
(nng)
Lihat Juga :