BNI Siapkan Uang Tunai Rp19,51 Triliun Sambut Libur Nataru 2025/2026

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:58 WIB
loading...
BNI Siapkan Uang Tunai...
BNI mengalokasikan uang tunai sebesar Rp19,51 triliun guna menjaga kelancaran transaksi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI mengalokasikan uang tunai sebesar Rp19,51 triliun guna menjaga kelancaran transaksi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru. Alokasi tersebut disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas transaksi selama 11 hari, mulai 22 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengatakan, kesiapan likuiditas ini difokuskan pada pengisian jaringan ATM dan Cash Recycling Machine (CRM), serta penyediaan kas di outlet kantor cabang agar layanan transaksi tunai tetap berjalan optimal sepanjang libur akhir tahun.

"BNI menyiapkan kecukupan uang tunai di jaringan ATM serta memastikan kesiapan operasional layanan perbankan selama periode Natal dan Tahun Baru agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik," ujar Okki dalam keterangan resmi, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Bank Indonesia Kirim Tambahan Uang Tunai ke Wilayah Bencana Sumatera

Selain menyiapkan uang tunai, BNI juga mengoperasikan sejumlah outlet dengan layanan terbatas. Tercatat sebanyak 27 outlet beroperasi terbatas pada 26 Desember 2025, serta 15 outlet pada 1 Januari 2026, masing-masing pada pukul 10.00-12.00 waktu setempat.



Dalam periode tersebut, layanan perbankan terbatas yang diberikan mencakup transaksi BBM Pertamina, Bulog, pembayaran pajak, serta setoran, penarikan, dan pemindahbukuan antar rekening BNI dengan nominal maksimal Rp25 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang melakukan mudik maupun aktivitas liburan akhir tahun. Baca Juga: Penukaran Uang Tunai saat Nataru 2025/2026 Diprediksi Meningkat, BI Tambah Stok 36%

BNI juga memastikan sejumlah layanan internasional tetap berjalan. Layanan International Remittance (ITR) beroperasi normal pada 25, 26, dan 31 Desember 2025, sementara layanan Outward Telegraphic Remittance (OTR) menyesuaikan dengan ketentuan hari libur.

Menurut Okki, perseroan berkomitmen menjaga kualitas layanan agar aktivitas perbankan masyarakat tidak terhambat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Nasabah tetap dapat memanfaatkan jaringan ATM BNI yang tersebar luas serta berbagai kanal digital untuk memenuhi kebutuhan transaksi non-tunai.

"Berbagai kanal digital BNI tetap dapat dimanfaatkan nasabah untuk memenuhi kebutuhan transaksi non-tunai selama periode libur," imbuhnya.

Kesiapan likuiditas dan operasional yang dilakukan BNI ini mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga keandalan layanan perbankan di momen meningkatnya kebutuhan transaksi. Dengan dukungan uang tunai yang memadai, layanan terbatas di outlet, serta optimalisasi kanal digital, BNI berupaya memastikan kenyamanan dan kelancaran transaksi masyarakat sepanjang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Sambut Lebaran 2026,...
Sambut Lebaran 2026, BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun
Fundamental Solid, BNI...
Fundamental Solid, BNI Bukukan Laba Bersih Rp20 Triliun Sepanjang 2025
Konsumsi Listrik EV...
Konsumsi Listrik EV Melonjak Jadi 479% di Sepanjang Periode Nataru 2025/2026
5,8 Juta Kendaraan Melintasi...
5,8 Juta Kendaraan Melintasi 4 Gerbang Tol Jasa Marga Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 9,8%
Angkutan Nataru di 37...
Angkutan Nataru di 37 Bandara InJourney Airports Berjalan Sukses, Jumlah Penumpang Pesawat Sentuh 10,2 Juta
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
FBI Gerebek Rumah Eks...
FBI Gerebek Rumah Eks Pejabat CIA, Sita 303 Emas Batangan, 35 Arloji Mewah, dan Banyak Uang Tunai
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved