79 Ribu Pekerja Kena PHK, Purbaya: 10 Bulan Pertama Ekonomi Slow

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:29 WIB
loading...
79 Ribu Pekerja Kena...
Menkeu Purbaya memberikan tanggapan terkait melonjaknya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia yang menyentuh angka 79.302 orang selama periode Januari hingga November 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait melonjaknya angka pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di Indonesia yang menyentuh angka 79.302 orang selama periode Januari hingga November 2025. Menurut Purbaya, tingginya angka PHK tersebut merupakan refleksi langsung dari kondisi ekonomi nasional yang mengalami kelesuan selama hampir sepuluh bulan pertama di tahun 2025.

Lemahnya daya beli dan melambatnya aktivitas ekonomi menjadi faktor utama di balik keputusan perusahaan melakukan efisiensi tenaga kerja. Baca Juga: Soal Rencana Pabrik Ban Michelin PHK Ratusan Pekerja, Ini Kata Kemnaker

"PHK kan terjadi ketika demand-nya lemah sekali kan. Itu terjadi 10 bulan awal, 9 bulan pertama, tahun sebelumnya juga jelek kan. Tahun ini 10 bulan pertama jadi ekonomi slow. Itu lah gambaran bahwa ekonomi kita waktu itu, slow," jelas Purbaya dalam konferensi pers di kantor Kemenkeu, Selasa (23/12/2025).



Meski kondisi tahun ini cukup menantang, Menkeu meyakini bahwa tahun depan akan menjadi titik balik bagi pemulihan ekonomi Indonesia. Keyakinan ini didasari oleh koordinasi yang semakin erat antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter bank sentral.

Sinkronisasi ini diharapkan mampu memberikan stimulus yang lebih efektif untuk menggerakkan roda ekonomi dan menciptakan kembali lapangan pekerjaan yang sempat hilang. "Saya yakin tahun depan akan lebih bagus dari sekarang karena kita lebih sinkron dengan bank sentral juga kebijakannya ke depan," tegasnya.

Baca Juga: PHK di Mana-mana, Serikat Pekerja Beri Nilai 5 dari 10 ke Kemnaker

Purbaya menegaskan bahwa perluasan lapangan kerja serta kemudahan kegiatan usaha menjadi prioritas utamanya di tahun mendatang. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berkomitmen untuk memberikan bantuan maksimal melalui dua jalur utama yakni stimulus permintaan dengan mendorong konsumsi masyarakat agar pasar kembali bergairah.

Ditambah akses permodalan dengan mempermudah pelaku usaha mendapatkan modal kerja agar operasional bisnis tetap berjalan dan ekspansi bisa dilakukan. Dengan kebijakan yang lebih harmonis, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat guna menekan laju PHK dan memastikan kesejahteraan para pekerja tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Rekomendasi
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Berita Terkini
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Infografis
Ada yang sampai 10 Ribu,...
Ada yang sampai 10 Ribu, Berikut Hewan yang Punya Banyak Mata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved