Tiket Pesawat ke Aceh Capai Rp10 Juta, Relawan Pilih lewat Malaysia
Rabu, 24 Desember 2025 - 15:42 WIB
loading...
Harga tiket pesawat langsung (direk) dari Jakarta ke Medan, yang merupakan akses terdekat menuju Aceh Tengah, bisa mencapai Rp8 hingga Rp9 juta sekali jalan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mahalnya tiket pesawat ke Aceh dikeluhkan oleh Marsha Chikita Fawzi yang merupakan anak dari artis kondang pasangan Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Melalui media sosial miliknya, Chikita Fawzi sebagai relawan membagikan pengalamannya menuju Sumatera dalam membantu korban bencana banjir dan longsor di Aceh Tengah.
Sebelumnya Chikita Fawzi sempat menyambangi korban bencana di Aceh Tamiang pada awal Desember lalu. Ia terbang dari Jakarta menuju Medan dengan tarif normal, sekitar Rp1,2 juta. Namun pada awal pekan kemarin, Chiki Fawzi datang lagi ke Sumatera, kali ini ingin membantu korban bencana di Aceh Tengah.
Pada sebuah unggahan di media sosial, Chiki mengungkapkan pengalamannya ketika hendak pulang kampung ke Padang saat terjadi bencana, dan juga saat ingin menuju Aceh Tengah untuk misi kemanusiaan. Harga tiket pesawat langsung (direk) dari Jakarta ke Medan, yang merupakan akses terdekat menuju Aceh Tengah, bisa mencapai Rp8 hingga Rp9 juta sekali jalan.
Baca Juga: Diskon Tiket Pesawat ke Daerah Bencana Sumatera Sedang Dikaji
“Harganya tidak masuk akal,” katanya dalam akun Instagram @chikifawzi.
Karena harga yang tidak masuk akal tersebut, Ia memilih rute penerbangan alternatif yang jauh lebih murah, yaitu
Jakarta ke Kuala Lumpur (atau Malaysia). Lalu dilanjutkan penerbangan dari Kuala Lumpur/Malaysia ke Medan
Dengan rute via Malaysia, total biaya tiket yang dikeluarkan Chiki hanya sekitar Rp 2 juta, jauh lebih hemat dibandingkan penerbangan langsung domestik. Chiki berharap harga tiket pesawat bisa kembali normal, terutama setelah libur akhir tahun.
"Mau ke Aceh Tengah, flight lewat Malaysia krn harganya lebih masuk akal. Kalau flight lsng ke Medan 8-9juta, kalau lewat Malaysia skitar 2jt-an (Jkt-Malay 1,5jt , Malay-Medan 500rb-an). Challengingnya adalah bawa barang2 besar seperti water purifier dll yg mau dipasang di Aceh," tulisnya
"Jadi kepikiran relawan yg gak punya passport. Semoga setelah Nataru ini, harga tiket lebih manusiawi ya," ungkapnya dalam akun @chikifawzi.
Hasil pantauan melalui website Traveloka menunjukkan kalau tarif penerbangan Jakarta - Medan memang mahal, apakah memang masuk periode libur Natal dan Tahun Baru. Lihat saja untuk penerbangan Garuda pada 29 Desember tarifnya mencapai Rp6.462.118 untuk sekali terbang per orang.
Penerbangan di hari yang lain, yakni pada 27 Desember bahkan mencapai Rp10.296.000 per orang. Pada hari yang sama pula, Batik Air melayani penerbangan langsung Jakarta-Medan seharga Rp7.975.200.
Baca Juga: 4 Rincian Diskon Tiket Transportasi Nasional saat Libur Nataru 2025/2026
Sebelumnya pada awal Desember lalu, beredar kabar yang menyebutkan harga tiket pesawat menuju Banda Aceh dari Bener Meriah tembus Rp8 juta. Selain itu beredar pula informasi harga tiket pesawat dari Bener Meriah-Kualanamu menjadi Rp3,5 juta per orang.
Menanggapi hal itu dalam media briefing yang digelar Jumat (5/12), Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebutkan kondisi itu terjadi pada pesawat charter atau pesawat sewa. Dudy mengatakan, perhitungan harga tiket pesawat charter berbeda dengan pesawat reguler.
"Charter itu menghitung pulang dan pergi sehingga kalau dibebankan kepada per seat-nya jatuhnya menjadi lebih mahal karena kalau dari Jakarta, misalnya kosong, kemudian dia kembali, itu yang dia hitung. Jadi memang kalau charter relatif menjadi lebih mahal dari regular," tutur dia.
Sebelumnya Chikita Fawzi sempat menyambangi korban bencana di Aceh Tamiang pada awal Desember lalu. Ia terbang dari Jakarta menuju Medan dengan tarif normal, sekitar Rp1,2 juta. Namun pada awal pekan kemarin, Chiki Fawzi datang lagi ke Sumatera, kali ini ingin membantu korban bencana di Aceh Tengah.
Pada sebuah unggahan di media sosial, Chiki mengungkapkan pengalamannya ketika hendak pulang kampung ke Padang saat terjadi bencana, dan juga saat ingin menuju Aceh Tengah untuk misi kemanusiaan. Harga tiket pesawat langsung (direk) dari Jakarta ke Medan, yang merupakan akses terdekat menuju Aceh Tengah, bisa mencapai Rp8 hingga Rp9 juta sekali jalan.
Baca Juga: Diskon Tiket Pesawat ke Daerah Bencana Sumatera Sedang Dikaji
“Harganya tidak masuk akal,” katanya dalam akun Instagram @chikifawzi.
Karena harga yang tidak masuk akal tersebut, Ia memilih rute penerbangan alternatif yang jauh lebih murah, yaitu
Jakarta ke Kuala Lumpur (atau Malaysia). Lalu dilanjutkan penerbangan dari Kuala Lumpur/Malaysia ke Medan
Dengan rute via Malaysia, total biaya tiket yang dikeluarkan Chiki hanya sekitar Rp 2 juta, jauh lebih hemat dibandingkan penerbangan langsung domestik. Chiki berharap harga tiket pesawat bisa kembali normal, terutama setelah libur akhir tahun.
"Mau ke Aceh Tengah, flight lewat Malaysia krn harganya lebih masuk akal. Kalau flight lsng ke Medan 8-9juta, kalau lewat Malaysia skitar 2jt-an (Jkt-Malay 1,5jt , Malay-Medan 500rb-an). Challengingnya adalah bawa barang2 besar seperti water purifier dll yg mau dipasang di Aceh," tulisnya
"Jadi kepikiran relawan yg gak punya passport. Semoga setelah Nataru ini, harga tiket lebih manusiawi ya," ungkapnya dalam akun @chikifawzi.
Hasil pantauan melalui website Traveloka menunjukkan kalau tarif penerbangan Jakarta - Medan memang mahal, apakah memang masuk periode libur Natal dan Tahun Baru. Lihat saja untuk penerbangan Garuda pada 29 Desember tarifnya mencapai Rp6.462.118 untuk sekali terbang per orang.
Penerbangan di hari yang lain, yakni pada 27 Desember bahkan mencapai Rp10.296.000 per orang. Pada hari yang sama pula, Batik Air melayani penerbangan langsung Jakarta-Medan seharga Rp7.975.200.
Baca Juga: 4 Rincian Diskon Tiket Transportasi Nasional saat Libur Nataru 2025/2026
Sebelumnya pada awal Desember lalu, beredar kabar yang menyebutkan harga tiket pesawat menuju Banda Aceh dari Bener Meriah tembus Rp8 juta. Selain itu beredar pula informasi harga tiket pesawat dari Bener Meriah-Kualanamu menjadi Rp3,5 juta per orang.
Menanggapi hal itu dalam media briefing yang digelar Jumat (5/12), Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebutkan kondisi itu terjadi pada pesawat charter atau pesawat sewa. Dudy mengatakan, perhitungan harga tiket pesawat charter berbeda dengan pesawat reguler.
"Charter itu menghitung pulang dan pergi sehingga kalau dibebankan kepada per seat-nya jatuhnya menjadi lebih mahal karena kalau dari Jakarta, misalnya kosong, kemudian dia kembali, itu yang dia hitung. Jadi memang kalau charter relatif menjadi lebih mahal dari regular," tutur dia.
(akr)
Lihat Juga :