Dollar AS Berpeluang Berbalik Arah, Awas Rupiah Terperosok Semakin Dalam

Rabu, 16 September 2020 - 09:57 WIB
loading...
Dollar AS Berpeluang...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mungkin masih akan mendapatkan sentimen negatif dikarenakan pengumuman hasil rapat Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mungkin masih akan mendapatkan sentimen negatif dikarenakan pengumuman hasil Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed terkait kebijakan terbaru. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pelaku keuangan terlihat dalam mode wait and see pagi ini menjelang pengumuman hasil rapat Bank Sentral AS dinihari nanti.

"Pagi ini Dollar AS terlihat berbalik menguat terhadap nilai tukar regional," kata Ariston di Jakarta, Rabu (16/9/2020).

(Baca Juga: Ekonom: Jangan Paksa Kredit Naik, Nanti Bisa Jadi Kanibalisme )

Dia melanjutkan, sebelumnya dollar AS tertekan karena ekspektasi kebijakan the Fed masih akan lebih longgar untuk membantu memulihkan ekonomi AS di masa pandemi. "Rupiah berpotensi tertekan dengan kisaran Rp14.800 hingga Rp14.900," jelasnya.

Sebelumnya kurs rupiah pada awal pekan, secara keseluruhan semakin tertekan semakin dalam mendekati level Rp15.000/USD. Meski begitu menurut JISDOR BI, kurs rupiah sedikit membaik sedangkan lainnya memperlihatkan ketidakberdayaan mata uang Garuda.

(Baca Juga: Ekonom: Isu Pembentukan Dewan Moneter hanya Bikin Gaduh )

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini terpantau merangkak ke posisi Rp14.974 per USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah sedikit lebih baik usai akhir pekan kemarin ada di Rp14.979/USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved