Indodax Beri Penjelasan soal Isu Kehilangan Dana Pengguna
Senin, 29 Desember 2025 - 20:43 WIB
loading...
CEO Indodax William Sutanto. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Platform perdagangan aset kripto Indodax memberikan klarifikasi atas beredarnya informasi di media sosial dan sejumlah media digital terkait dugaan kehilangan dana yang dialami oleh salah satu pihak dan dikaitkan dengan aplikasi Indodax. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dan transparan.
Isu tersebut menjadi perhatian publik mengingat keamanan akun merupakan aspek krusial dalam ekosistem investasi aset kripto. Indodax menyatakan memahami kekhawatiran pengguna serta pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap platform perdagangan digital.
“Kam memohon maaf atas kekhawatiran yang timbul di ruang publik akibat beredarnya informasi ini. Kami memahami perhatian masyarakat, dan kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dan transparan,” ujar CEO Indodax William Sutanto dalam keterangan tertulis, Senin (29/12/2025).
Baca Juga: DJP Bali Apresiasi Kepatuhan Pajak Indodax di 2025
Berdasarkan penelusuran awal terhadap akun-akun member yang informasinya beredar di media, Indodax menemukan indikasi adanya akses ilegal ke akun pengguna. Akses tersebut dipastikan tidak berasal dari sistem Indodax, melainkan diduga terjadi akibat faktor eksternal seperti phishing, malware, atau metode social engineering yang menargetkan perangkat maupun kredensial pribadi pengguna.
William menegaskan bahwa keamanan akun tetap menjadi prioritas utama perusahaan. “Keamanan pengguna selalu menjadi prioritas kami. Dari hasil penelusuran awal, indikasi yang muncul mengarah pada akses ilegal dari faktor eksternal. Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk mendampingi para member yang terdampak dan menindaklanjuti setiap kasus secara menyeluruh,” ujarnya.
Baca Juga: Indodax dan HashKey Exchange Kerja Sama Perkuat Standar Keamanan Aset Kripto
Sebagai langkah lanjutan, Indodax akan menghubungi para member terkait secara satu per satu untuk melakukan penelusuran lebih mendalam sesuai dengan kronologi masing-masing kasus. Perusahaan juga membuka ruang komunikasi bagi member lain yang ingin memastikan kondisi akun mereka secara lebih rinci.
Selain penanganan kasus, Indodax terus mengingatkan pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan keamanan akun, antara lain dengan mengaktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA), tidak membagikan data sensitif, menggunakan kata sandi yang kuat, serta waspada terhadap tautan mencurigakan dan potensi malware. Ke depan, Indodax menyatakan akan terus memperkuat edukasi keamanan sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan dan kenyamanan seluruh pengguna.
Isu tersebut menjadi perhatian publik mengingat keamanan akun merupakan aspek krusial dalam ekosistem investasi aset kripto. Indodax menyatakan memahami kekhawatiran pengguna serta pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap platform perdagangan digital.
“Kam memohon maaf atas kekhawatiran yang timbul di ruang publik akibat beredarnya informasi ini. Kami memahami perhatian masyarakat, dan kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dan transparan,” ujar CEO Indodax William Sutanto dalam keterangan tertulis, Senin (29/12/2025).
Baca Juga: DJP Bali Apresiasi Kepatuhan Pajak Indodax di 2025
Berdasarkan penelusuran awal terhadap akun-akun member yang informasinya beredar di media, Indodax menemukan indikasi adanya akses ilegal ke akun pengguna. Akses tersebut dipastikan tidak berasal dari sistem Indodax, melainkan diduga terjadi akibat faktor eksternal seperti phishing, malware, atau metode social engineering yang menargetkan perangkat maupun kredensial pribadi pengguna.
William menegaskan bahwa keamanan akun tetap menjadi prioritas utama perusahaan. “Keamanan pengguna selalu menjadi prioritas kami. Dari hasil penelusuran awal, indikasi yang muncul mengarah pada akses ilegal dari faktor eksternal. Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk mendampingi para member yang terdampak dan menindaklanjuti setiap kasus secara menyeluruh,” ujarnya.
Baca Juga: Indodax dan HashKey Exchange Kerja Sama Perkuat Standar Keamanan Aset Kripto
Sebagai langkah lanjutan, Indodax akan menghubungi para member terkait secara satu per satu untuk melakukan penelusuran lebih mendalam sesuai dengan kronologi masing-masing kasus. Perusahaan juga membuka ruang komunikasi bagi member lain yang ingin memastikan kondisi akun mereka secara lebih rinci.
Selain penanganan kasus, Indodax terus mengingatkan pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan keamanan akun, antara lain dengan mengaktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA), tidak membagikan data sensitif, menggunakan kata sandi yang kuat, serta waspada terhadap tautan mencurigakan dan potensi malware. Ke depan, Indodax menyatakan akan terus memperkuat edukasi keamanan sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan dan kenyamanan seluruh pengguna.
(nng)
Lihat Juga :