ISSC Siap Bangun 100 Jembatan Bailey per Bulan, Andalkan 100% Baja Lokal

Jum'at, 02 Januari 2026 - 21:13 WIB
loading...
ISSC Siap Bangun 100...
ISSC menyatakan kesiapannnya memproduksi 100 unit Jembatan Bailey per bulan dengan menggunakan 100% produk baja lokal. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) menyatakan kesiapan penuh industri konstruksi baja nasional untuk mendukung program percepatan pembangunan infrastruktur jembatan. Asosiasi ini menegaskan kapasitasnya dalam memproduksi 100 unit Jembatan Bailey per bulan dengan menggunakan 100% produk baja lokal tanpa ketergantungan impor.

Ketua Umum ISSC, Budi Harta Winata, menekankan bahwa seluruh komponen utama jembatan jenis ini, mulai dari material, fabrikasi, hingga pelaksanaan konstruksi di lapangan, telah dapat dipenuhi oleh industri baja nasional yang tergabung dalam keanggotaan ISSC. "Pembangunan 100 Jembatan Bailey per bulan dapat dilakukan sepenuhnya menggunakan produk dalam negeri," tegas Budi dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga: China Larang Penambahan Kapasitas Baja Baru hingga 2030

Jembatan Bailey dinilai sebagai solusi strategis untuk mempercepat konektivitas, khususnya di daerah terpencil, perbatasan, dan wilayah yang terdampak bencana. Desainnya yang modular dan sistem pemasangan yang relatif cepat memungkinkan pembangunan yang efisien tanpa mengorbankan standar keselamatan dan mutu.

Lebih dari itu, pemanfaatan produk baja nasional diharapkan memberikan dampak ganda bagi perekonomian. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, program ini akan mendongkrak Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), menyerap tenaga kerja, dan sekaligus menguatkan industri baja lokal. “Momentum ini harus menjadi peluang untuk memperkuat kemandirian industri nasional,” tambah Budi.



ISSC mengaku siap mendukung penuh program pemerintah dengan menyediakan jembatan Bailey yang andal dan berkualitas, berbasis material baja dalam negeri yang telah bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan memenuhi regulasi TKDN.

Baca Juga: Gelar Unjuk Rasa, ISSC Desak Menkeu Purbaya Setop Impor Baja dari Vietnam dan China

Kesiapan tersebut didukung oleh data kapasitas produksi dari 22 perusahaan fabrikator anggota ISSC. Total kapasitas produksi mereka mencapai 151 unit jembatan Bailey per bulan, atau melampaui target 100 unit. Beberapa perusahaan dengan kapasitas produksi terbesar antara lain PT DHJ, PT RSU, PT BTU, PT CHC, PT KBK, dan PT Kokoh yang masing-masing mampu memproduksi 10 unit per bulan.

ISSC berharap kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan pelaku industri dapat terus diperkuat untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdaulat. Dukungan terhadap produk dalam negeri dinilai krusial untuk menciptakan kemandirian di sektor konstruksi strategis. Sebagai informasi, ISSC adalah asosiasi yang menaungi pelaku industri konstruksi baja nasional, meliputi produsen, fabrikator, kontraktor, konsultan, dan akademisi, dengan komitmen mendorong pengembangan industri yang berdaya saing dan mandiri.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
3 Dekade Jaga Kualitas,...
3 Dekade Jaga Kualitas, Marwani Indah Perkokoh Posisi di Pasar Genteng Beton dan Paving Block
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
Viro Transformasi ke...
Viro Transformasi ke Konstruksi Modular, Bidik Pasar Resort Tropis
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Rekomendasi
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
Amerika Serikat Siap...
Amerika Serikat Siap Membangun Jalur Kereta di Permukaan Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved