Bloomberg Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5% di 2026

Selasa, 06 Januari 2026 - 18:08 WIB
loading...
Bloomberg Proyeksikan...
Bloomberg Intelligence memproyeksikan perekonomian Indonesia akan tumbuh stabil sebesar 5% pada 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Bloomberg Intelligence memproyeksikan perekonomian Indonesia akan tumbuh stabil sebesar 5,0% pada 2026 dengan inflasi di kisaran 2,75%, meskipun pasar keuangan menghadapi tekanan akibat tingginya kebutuhan penerbitan utang dan risiko fiskal.

Proyeksi tersebut tertuang dalam laporan berjudul "Indonesia in Focus: Review and Outlook for 2026" yang dirilis pada awal Januari 2026. Laporan itu mencatat probabilitas terjadinya resesi dalam 12 bulan ke depan hanya sekitar 3%, dengan pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 5% sepanjang periode 2025 hingga 2027.

Proyeksi yang stabil ini muncul setelah pasar saham Indonesia mencatat kinerja yang mengesankan sepanjang 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22% sepanjang 2025, menjadi kinerja tahunan terbaik sejak 2014. Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya partisipasi investor ritel domestik yang mencari imbal hasil lebih tinggi.

Baca Juga: Optimistis Ekonomi Tumbuh 6% di 2026, Purbaya Sesumbar: Tak Terlalu Sulit Dicapai

Sebaliknya, pasar obligasi pemerintah mengalami tekanan yang cukup signifikan. Arus masuk asing ke Surat Berharga Negara (SBN) hampir sepenuhnya tergerus, dengan arus masuk bersih turun menjadi hanya USD25 juta dari puncaknya sebesar USD4,6 miliar pada Agustus 2025. Kekhawatiran terhadap prospek fiskal mendorong investor global menarik dananya dari pasar obligasi Indonesia.



Tekanan juga terlihat pada nilai tukar rupiah yang melemah ke level terendah dalam delapan bulan di Rp16.790 per dolar AS, seiring defisit anggaran yang mendekati batas 3% terhadap PDB. Per 5 Januari 2026, rupiah diperdagangkan di level Rp16.731 per dolar AS. Meski demikian, Bank Indonesia menargetkan rupiah berada di kisaran Rp16.500, atau bahkan Rp16.400 per dolar AS pada 2026.

Kebijakan Moneter

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% pada Desember 2025 dan memberikan sinyal pelonggaran kebijakan secara hati-hati pada 2026, dengan stabilitas nilai tukar tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Catatan Akhir 2025, Kemenkeu Blak-blakan Soal Kondisi Ekonomi Indonesia

Laporan Bloomberg Intelligence juga menyoroti capaian investasi Indonesia pada 2025 yang mencapai target Rp1.905 triliun. Hal ini menunjukkan daya tarik Indonesia bagi investor tetap terjaga meskipun volatilitas pasar meningkat. Sektor ekonomi kreatif berhasil menarik investasi asing sebesar Rp132 triliun, dengan pertumbuhan PDB sektor tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

Proyeksi Bloomberg Intelligence sejalan dengan perkiraan sejumlah lembaga lain. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5% pada 2026, sementara Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan berada di kisaran 5,3%. Pemerintah menargetkan pertumbuhan yang lebih tinggi, yakni 5,4%, bahkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 6%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved