Pertamina Patra Niaga Catat Kinerja Positif Amankan Distribusi Energi Nataru
Selasa, 06 Januari 2026 - 20:57 WIB
loading...
Penutupan Posko Nasional Satuan Tugas (Satgas) Nataru Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang digelar di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Distribusi energi nasional selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) tercatat berjalan lancar dan terkendali. Capaian tersebut terungkap dalam penutupan Posko Nasional Satuan Tugas (Satgas) Nataru Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang digelar di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1). Pertamina Patra Niaga berperan aktif sebagai bagian dari Satgas dalam menjaga keandalan pasokan dan layanan energi di seluruh wilayah Indonesia.
Penutupan posko dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono yang mewakili Menteri ESDM, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Satgas Nataru Erika Retnowati, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.
Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Satgas Nataru Erika Retnowati mengatakan, selama periode posko yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, penyaluran energi nasional berada dalam kondisi aman.
"Ketersediaan stok BBM terpantau aman dengan ketahanan stok nasional atau coverage day berada di kisaran 16–35 hari, dengan rata-rata sekitar 21 hari. Pada masa posko, konsumsi gasoline meningkat 0,9%, avtur naik 5,5%, sementara gasoil turun 3,4% dan kerosene turun 6,2% dibandingkan rerata normal," ujarnya.
Baca Juga: Resmi Ditutup, Pertamina Kawal Kelancaran Posko Nasional Sektor ESDM Nataru 2025–2026
Selain BBM, Erika menyampaikan penyaluran LPG selama masa Satgas juga berada dalam kondisi aman. Seluruh agen dan pangkalan LPG siaga beroperasi penuh selama periode Nataru. Rata-rata penyaluran LPG tercatat meningkat 10,6% dibandingkan dengan penjualan normal.
Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam mengamankan pasokan energi selama Nataru. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, serta pihak terkait lainnya yang telah bekerja sama menjaga kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menjelaskan, selama periode Nataru pihaknya menyiagakan infrastruktur dan operasional distribusi BBM dan LPG di seluruh Indonesia. Kesiapsiagaan difokuskan pada jalur tol, kawasan wisata, serta wilayah dengan potensi peningkatan konsumsi energi.
Mars Ega menambahkan, konsumsi BBM selama masa Satgas secara umum menunjukkan tren positif. Produk gasoline non-subsidi Pertamax mencatatkan konsumsi tertinggi hingga 21.609 kiloliter per hari atau meningkat 3,5% dibandingkan dengan penjualan normal. Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi tetap terjaga secara aman dan merata di seluruh wilayah.
Baca Juga: Selama Libur Nataru, Pertamina Patra Niaga Siagakan 150 Motorist
Dari sisi layanan kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan fasilitas Serambi MyPertamina di jalur-jalur strategis. Hingga 5 Januari 2026, jumlah pengunjung Serambi MyPertamina tercatat lebih dari 37.000 orang atau meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan masa Satgas tahun sebelumnya. Pada periode Nataru kali ini, sebanyak 34 titik Serambi MyPertamina dioperasikan sebagai tempat singgah yang nyaman bagi masyarakat.
Dengan berakhirnya Posko Nasional Satgas Nataru Sektor ESDM, Kementerian ESDM bersama Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk terus menjaga keandalan distribusi energi nasional serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi dan potensi kebencanaan ke depan.
Penutupan posko dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono yang mewakili Menteri ESDM, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Satgas Nataru Erika Retnowati, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.
Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Satgas Nataru Erika Retnowati mengatakan, selama periode posko yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, penyaluran energi nasional berada dalam kondisi aman.
"Ketersediaan stok BBM terpantau aman dengan ketahanan stok nasional atau coverage day berada di kisaran 16–35 hari, dengan rata-rata sekitar 21 hari. Pada masa posko, konsumsi gasoline meningkat 0,9%, avtur naik 5,5%, sementara gasoil turun 3,4% dan kerosene turun 6,2% dibandingkan rerata normal," ujarnya.
Baca Juga: Resmi Ditutup, Pertamina Kawal Kelancaran Posko Nasional Sektor ESDM Nataru 2025–2026
Selain BBM, Erika menyampaikan penyaluran LPG selama masa Satgas juga berada dalam kondisi aman. Seluruh agen dan pangkalan LPG siaga beroperasi penuh selama periode Nataru. Rata-rata penyaluran LPG tercatat meningkat 10,6% dibandingkan dengan penjualan normal.
Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam mengamankan pasokan energi selama Nataru. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, serta pihak terkait lainnya yang telah bekerja sama menjaga kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menjelaskan, selama periode Nataru pihaknya menyiagakan infrastruktur dan operasional distribusi BBM dan LPG di seluruh Indonesia. Kesiapsiagaan difokuskan pada jalur tol, kawasan wisata, serta wilayah dengan potensi peningkatan konsumsi energi.
Mars Ega menambahkan, konsumsi BBM selama masa Satgas secara umum menunjukkan tren positif. Produk gasoline non-subsidi Pertamax mencatatkan konsumsi tertinggi hingga 21.609 kiloliter per hari atau meningkat 3,5% dibandingkan dengan penjualan normal. Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi tetap terjaga secara aman dan merata di seluruh wilayah.
Baca Juga: Selama Libur Nataru, Pertamina Patra Niaga Siagakan 150 Motorist
Dari sisi layanan kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan fasilitas Serambi MyPertamina di jalur-jalur strategis. Hingga 5 Januari 2026, jumlah pengunjung Serambi MyPertamina tercatat lebih dari 37.000 orang atau meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan masa Satgas tahun sebelumnya. Pada periode Nataru kali ini, sebanyak 34 titik Serambi MyPertamina dioperasikan sebagai tempat singgah yang nyaman bagi masyarakat.
Dengan berakhirnya Posko Nasional Satgas Nataru Sektor ESDM, Kementerian ESDM bersama Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk terus menjaga keandalan distribusi energi nasional serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi dan potensi kebencanaan ke depan.
(nng)
Lihat Juga :