Kompleks Haji Indonesia di Makkah Ditargetkan Tampung 22.000 Jemaah

Kamis, 08 Januari 2026 - 14:13 WIB
loading...
Kompleks Haji Indonesia...
Pemerintah Indonesia melalui Danantara menargetkan pembangunan Kompleks Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, mampu menampung hingga 22.000 jemaah haji. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Danantara menargetkan pembangunan Kompleks Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, mampu menampung hingga 22.000 jemaah haji. Kapasitas tersebut setara sekitar 10% dari total jemaah haji Indonesia setiap tahunnya.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengungkapkan, bahwa pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap hingga mencapai sekitar 6.000 kamar. Ia menjelaskan pengembangan dilakukan melalui dua jalur, di mana jalur pertama berfokus pada optimalisasi Kawasan Thakher.

Baca Juga: Kampung Haji Indonesia di Mekkah Masuk Tahap Perencanaan Teknis

Sementara jalur kedua melalui partisipasi lelang lahan yang dikelola Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) untuk lokasi yang lebih dekat dengan Masjidilharam.

"Kawasan Thakher menjadi fondasi awal karena asetnya eksisting dan siap dikembangkan, sementara pada saat yang sama kami juga masih mengikuti proses lelang RCMC untuk peluang kawasan lain yang lebih dekat dengan pusat aktivitas haji dan umrah,” ujar Pandu dalam keterangan resminya, Kamis (8/1/2026).



Kawasan Thakher sendiri memiliki luas sekitar 4,4 hektare dan berjarak sekitar 2–3 kilometer dari Masjidil Haram. Saat ini, di kawasan tersebut telah beroperasi Novotel Thakher Makkah dengan kapasitas 1.461 kamar yang tersebar di tiga menara. Selain itu, terdapat sekitar 14 plot lahan yang disiapkan untuk pengembangan lanjutan, termasuk area komersial dan pusat ritel.

Menurut Pandu, pengembangan Kawasan Thakher tidak hanya difokuskan pada penyediaan akomodasi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem layanan jemaah yang terintegrasi. Ekosistem tersebut mencakup fasilitas ritel, dukungan logistik, serta berbagai layanan penunjang lainnya.

“Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan layanan jemaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: Indonesia Menang Lelang Lahan Kompleks Haji, Jaraknya 500 Meter dari Masjidilharam

Seiring dengan pengembangan kawasan tersebut, Danantara juga terus mencermati proses lelang lahan yang dijalankan RCMC. Otoritas tersebut berperan dalam menetapkan kebijakan, tata kawasan, serta skema pengembangan proyek strategis di Kota Makkah.

Proses lelang mencakup tahapan penawaran, evaluasi teknis dan finansial, hingga seleksi investor yang dinilai mampu mengembangkan kawasan sesuai master plan Kota Makkah.

Dalam proyeksi awal, pengembangan lanjutan Kompleks Haji Indonesia ditargetkan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 2026. Sementara itu, operasional hotel tambahan direncanakan mulai 2029, menyesuaikan kesiapan proyek dan perizinan.

“Fokus kami adalah memastikan setiap langkah dilakukan secara prudent, terukur, dan memberi manfaat jangka panjang. Kompleks Haji kami bangun sebagai proyek strategis lintas generasi,” pungkas Pandu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas Ratusan Entitas...
Pangkas Ratusan Entitas BUMN, Terobosan Rosan Roeslani Tuai Dukungan Akademisi
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Obligasi Global Danantara...
Obligasi Global Danantara Laris Manis, Momentum Emas untuk Buy Indonesia
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved