Sebelum Resmi Diluncurkan, 9 Negara ASEAN Sepakat Terima Mata Uang BRICS

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:52 WIB
loading...
Sebelum Resmi Diluncurkan,...
Sebanyak sembilan negara menyatakan kesepakatan bersama untuk menerima penggunaan mata uang BRICS. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Sebanyak sembilan negara menyatakan kesepakatan bersama untuk menerima penggunaan mata uang BRICS meskipun alat pembayaran tersebut belum resmi diluncurkan ke pasar global. Kesepakatan ini memperkuat keyakinan blok BRICS yang kini beranggotakan 10 negara bahwa mata uang bersama tersebut berpotensi digunakan secara luas dalam sistem keuangan internasional.

Langkah ini sejalan dengan komitmen BRICS untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta mempercepat agenda dedolarisasi dalam perdagangan dan transaksi lintas negara. Sejumlah negara berkembang menilai dominasi dolar AS kian sarat dengan risiko geopolitik dan ketidakpastian kebijakan.



Dikutip dari Watcher Guru, sembilan negara Asia Tenggara (ASEAN), telah menyatakan kesiapan menerima mata uang BRICS yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Negara-negara tersebut membuka peluang penggunaan mata uang BRICS dalam aktivitas perdagangan dan kerja sama ekonomi setelah resmi diluncurkan.

Baca Juga: Menuju Peluncuran Mata Uang Bersama di 2026, BRICS Masih Terbelah

China dan Rusia, sebagai motor utama BRICS, terus mendorong negara-negara mitra untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Upaya tersebut diperkuat oleh meningkatnya ketidakpuasan global terhadap kebijakan luar negeri dan sanksi ekonomi AS yang dinilai kerap berdampak luas terhadap negara berkembang.

Indonesia, yang juga merupakan anggota ASEAN, telah resmi menjadi anggota BRICS. Dengan status tersebut, Indonesia dipastikan akan menerima penggunaan mata uang BRICS dalam skema kerja sama ekonomi di dalam blok tersebut.

Baca Juga: AS Akan Beli Greenland, Setiap Warganya Diimingi Rp1,6 Miliar

Dengan bergabungnya Indonesia dan sembilan negara ASEAN lainnya, hampir 19 negara berpotensi memanfaatkan mata uang BRICS dalam perdagangan internasional. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah mengingat BRICS saat ini memiliki 13 negara mitra (partner countries) yang berpotensi mengikuti arus dedolarisasi.

Perkembangan ini mencerminkan pergeseran kepercayaan global dari dolar AS menuju alternatif baru dalam sistem pembayaran internasional. Peluncuran mata uang BRICS dipandang dapat mengubah lanskap keuangan global sekaligus memperkuat pergeseran pusat kekuatan ekonomi dari Barat ke Timur.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Susul 3 Negara ASEAN...
Susul 3 Negara ASEAN Lainnya, Indonesia Gabung Jadi Mitra BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved