Pilih Gandeng BRICS, Negara Maju G7 Bakal Melawan AS?

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:13 WIB
loading...
Pilih Gandeng BRICS,...
G7 seharusnya tidak diposisi sebagai kelompok anti-BRICS, ketika Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya terhadap kelompok tersebut. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengatakan, bahwa G7 seharusnya tidak diposisi sebagai kelompok anti- BRICS . Seperti diketahui Prancis bakal mengambil alih kepresidenan G7 tahun ini, bertepatan dengan India yang mengambil peran yang sama di BRICS.

Kepresidenan G7 Prancis akan menempatkan negara itu di jantung multilateralisme, kata Macron dalam pidato tahunan kepada duta besar Prancis yang menguraikan prioritas kebijakan luar negeri negara tersebut.

"G7 seharusnya bukan klub anti-China atau klub anti-BRICS," kata Macron.

Ia juga menambahkan, "kita juga tidak bisa membiarkan BRICS menjadi klub anti-G7." Baca Juga: Duel Ekonomi BRICS vs G7, Siapa yang Paling Kuat di 2026?

Presiden Prancis itu juga menekankan perlunya memerangi fragmentasi dunia. Menurutnya kepresidenan India dapat membantu BRICS menjadi jembatan menuju kelompok negara maju .

“Dengan India memegang kepresidenan BRICS, saya berharap dapat bekerja sama dengannya untuk menciptakan jembatan… Menjembatani kelompok-kelompok G7 dan BRICS, adalah prioritas yang sangat penting bagi saya,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Rekomendasi
Raja Adat dan Sultan...
Raja Adat dan Sultan Bali Temui KSP di Istana, Minta Prabowo Segera Realisasikan Bandara Bali Utara
IPB Cetak Sejarah Jadi...
IPB Cetak Sejarah Jadi Kampus Pertama yang Lepasliarkan Rusa Timor Hasil Penangkaran
Sinopsis dan 5 Fakta...
Sinopsis dan 5 Fakta Film The Odyssey Karya Christopher Nolan yang Lagi Viral
Berita Terkini
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
MNC Sekuritas dan Politeknik...
MNC Sekuritas dan Politeknik Negeri Jakarta Bekali Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Pelajar SMA YPHB Bogor
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved