Pilih Gandeng BRICS, Negara Maju G7 Bakal Melawan AS?
Minggu, 11 Januari 2026 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Mengumpulkan klub-klub ini menjadi sangat penting menurut Macron, serta bekerja dengan BRICS menjadi krusial mengingat bobot demografis dari negara-negara penting ini. Baca Juga: Babak Baru BRICS 2026, Bakal Dipimpin India di Tengah Gejolak Era Trump
Pernyataan ini muncul saat Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar mengunjungi Prancis untuk mengadakan pembicaraan bilateral, dan di tengah reaksi global terhadap penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya oleh AS.
Presiden Prancis juga menegaskan bakal membalas kunjungan India pada bulan Februari 2026, mendatang. Komentar Macron tentang BRICS menjadi penting karena Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya terhadap kelompok tersebut.
Tahun lalu, Trump mengancam tarif tambahan 10% terhadap negara-negara yang sejalan dengan BRICS. Trump juga dilaporkan mendukung RUU yang diusulkan untuk memperkenalkan undang-undang sanksi baru terhadap mitra Rusia, yang bakal menargetkan India dan China.
RUU tersebut dibuat oleh Senator Lindsey Graham, seorang yang dikenal keras, akan mengizinkan tarif hingga 500% pada impor dari negara-negara yang terus membeli produk energi Rusia.
(akr)
Lihat Juga :