Sejalan dengan Asta Cita, Induk KUD Sambut Baik Rekomendasikan PDIP Kuatkan Koperasi
Jum'at, 16 Januari 2026 - 21:10 WIB
loading...
Salah satu butir rekomendasi pada Rakernas I PDIP adalah terkait koperasi sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Induk KUD Indonesia, Portasius Nggedi menyambut baik rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP mengenai badan usaha koperasi. Menurutnya, kebangkitan koperasi di Indonesia mulai menemukan momentum politik yang nyata.
“Salah satu butir rekomendasi pada Rakernas I PDIP adalah terkait koperasi. Ini sangat sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang mendorong inisiatif strategis mendukung pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih ,” katanya di Jakarta pada Rabu (14/1).
Seperti diketahui, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke I PDIP yang dilaksanakan pada 10-12 Januari 2026, menghasilkan 21 poin rekomendasi eksternal. Salah satunya adalah mendukung inisiatif masyarakat untuk membentuk badan usaha koperasi secara organik dan mandiri.
Baca Juga: Jamin Utang Kopdes Merah Putih Dicicil Pemerintah, Purbaya: Himbara Tak Usah Takut
Sehingga koperasi benar-benar merupakan gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan dan berkarakter gotong royong. Menurut Portasius, rekomendasi ini tentu menjadi perhatian serius dari partai dan merupakan perkembangan penting guna mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Inisiatif strategis seperti pembentukan Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto tampaknya menjadi katalis yang mempercepat perhatian ini. “Menjadi game-changer, yang menggeser koperasi dari wacana menjadi agenda riil," ujarnya.
Selanjutnya Portasius Nggedi menjelaskan, dalam kehidupan bermasyarakat, gotong royong dan kebersamaan telah menjadi nilai luhur yang mengakar di bangsa kita, salah satu wujud nyata dari semangat kebersamaan ini adalah koperasi.
![Sejalan dengan Asta Cita, Induk KUD Sambut Baik Rekomendasikan PDIP Kuatkan Koperasi]()
Dan dengan dukungan konkret dari Pemerintah yang begitu besar terhadap koperasi saat ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Visi yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai pembentukan Kopdes Merah Putih ini sejalan dengan semangat membangun kemandirian desa melalui penguatan koperasi sebagai soko guru perekonomian.
Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat desa, meningkatkan produktivitas, dan membuka akses pasar yang lebih luas, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kemandirian.
“Rekomendasi Rakernas PDI-P mengenai koperasi ini sejalan dengan visi dan cita-cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menfasilitasi pembentukan Kopdes Merah Putih," jelasnya.
Baca Juga: CBC: Pendirian Koperasi Merah Putih Perkuat Ketahanan Sosial, Bukan Oligarki
Dia menambahkan bahwa Induk KUD Indonesia percaya bahwa ketika pemerintah hadir memberikan dukungan dengan berbagai kebijakan, sementara masyarakat bergerak secara organik dan mandiri dengan semangat gotong royong, maka cita-cita kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bersama akan semakin nyata.
Portasius Nggedi juga menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan peran strategis Pemerintah dalam mengembangkan gerakan koperasi.
“Pandangan Presiden Prabowo subianto mengenai hubungan antara negara dan koperasi sangat relevan, terutama dalam konteks membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkeadilan,” imbuhnya.
“Pemerintah adalah mitra strategis yang memungkinkan koperasi tumbuh sehat, mandiri, dan sesuai dengan jati dirinya. Dukungan pemerintah dapat memperkuat fondasi koperasi, dengan demikian, koperasi benar-benar dapat menjadi “soko guru perekonomian nasional” yang menopang kesejahteraan bersama secara berkelanjutan,” tutup Portasius Nggedi.
“Salah satu butir rekomendasi pada Rakernas I PDIP adalah terkait koperasi. Ini sangat sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang mendorong inisiatif strategis mendukung pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih ,” katanya di Jakarta pada Rabu (14/1).
Seperti diketahui, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke I PDIP yang dilaksanakan pada 10-12 Januari 2026, menghasilkan 21 poin rekomendasi eksternal. Salah satunya adalah mendukung inisiatif masyarakat untuk membentuk badan usaha koperasi secara organik dan mandiri.
Baca Juga: Jamin Utang Kopdes Merah Putih Dicicil Pemerintah, Purbaya: Himbara Tak Usah Takut
Sehingga koperasi benar-benar merupakan gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan dan berkarakter gotong royong. Menurut Portasius, rekomendasi ini tentu menjadi perhatian serius dari partai dan merupakan perkembangan penting guna mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Inisiatif strategis seperti pembentukan Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto tampaknya menjadi katalis yang mempercepat perhatian ini. “Menjadi game-changer, yang menggeser koperasi dari wacana menjadi agenda riil," ujarnya.
Selanjutnya Portasius Nggedi menjelaskan, dalam kehidupan bermasyarakat, gotong royong dan kebersamaan telah menjadi nilai luhur yang mengakar di bangsa kita, salah satu wujud nyata dari semangat kebersamaan ini adalah koperasi.

Dan dengan dukungan konkret dari Pemerintah yang begitu besar terhadap koperasi saat ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Visi yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai pembentukan Kopdes Merah Putih ini sejalan dengan semangat membangun kemandirian desa melalui penguatan koperasi sebagai soko guru perekonomian.
Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat desa, meningkatkan produktivitas, dan membuka akses pasar yang lebih luas, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kemandirian.
“Rekomendasi Rakernas PDI-P mengenai koperasi ini sejalan dengan visi dan cita-cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menfasilitasi pembentukan Kopdes Merah Putih," jelasnya.
Baca Juga: CBC: Pendirian Koperasi Merah Putih Perkuat Ketahanan Sosial, Bukan Oligarki
Dia menambahkan bahwa Induk KUD Indonesia percaya bahwa ketika pemerintah hadir memberikan dukungan dengan berbagai kebijakan, sementara masyarakat bergerak secara organik dan mandiri dengan semangat gotong royong, maka cita-cita kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bersama akan semakin nyata.
Portasius Nggedi juga menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan peran strategis Pemerintah dalam mengembangkan gerakan koperasi.
“Pandangan Presiden Prabowo subianto mengenai hubungan antara negara dan koperasi sangat relevan, terutama dalam konteks membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkeadilan,” imbuhnya.
“Pemerintah adalah mitra strategis yang memungkinkan koperasi tumbuh sehat, mandiri, dan sesuai dengan jati dirinya. Dukungan pemerintah dapat memperkuat fondasi koperasi, dengan demikian, koperasi benar-benar dapat menjadi “soko guru perekonomian nasional” yang menopang kesejahteraan bersama secara berkelanjutan,” tutup Portasius Nggedi.
(akr)
Lihat Juga :