IHSG Kembali Ukir Rekor Baru, Mendarat di Level 9.117 Hari ini
Senin, 19 Januari 2026 - 16:58 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru pada perdagangan hari ini, Senin (19/1/2026). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru dengan ditutup menguat ke level 9.117 pada perdagangan hari ini. Indeks naik 42,58 poin atau 0,47 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 9.075, dengan pergerakan harian berada di kisaran 9.026 hingga 9.130.
Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia terpantau ramai. Volume perdagangan mencapai 75,37 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp34,31 triliun dan frekuensi 3,72 juta kali transaksi. Seiring penguatan indeks, kapitalisasi pasar tercatat meningkat menjadi Rp16.622 triliun.
Baca Juga: IHSG Pekan Ini Bakal di Rentang 9.000-9.200, Aliran Modal Asing Masih Deras
Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor konsumer non-primer menjadi penopang terbesar dengan kenaikan lebih dari 2 persen, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap saham-saham berbasis konsumsi. Sektor energi juga menguat hampir 1 persen, didorong kenaikan saham-saham berbasis komoditas.
Selain itu, sektor infrastruktur, sektor primer, perindustrian, dan properti turut mencatatkan penguatan meskipun dengan kenaikan yang lebih terbatas. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 406 saham ditutup menguat, 323 saham melemah, dan 229 saham bergerak stagnan.
Di sisi lain, tekanan masih membayangi sejumlah sektor. Sektor transportasi menjadi yang paling tertekan dengan penurunan lebih dari 1 persen, diikuti sektor kesehatan, teknologi, keuangan, serta sektor barang baku yang ditutup melemah tipis.
Baca Juga: Deretan Saham Penghuni Top Losers di Tengah Lompatan Tinggi IHSG Sepekan
Dari pergerakan saham, sejumlah saham berkapitalisasi kecil mencatatkan lonjakan tajam dan masuk jajaran top gainers. Saham Ever Shine Tex Tbk (ESTI) memimpin penguatan dengan kenaikan lebih dari 34 persen, disusul Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), Trisula Textile Industries Tbk (BELL), Inocycle Technology Group Tbk (INOV), serta Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) yang melonjak di atas 30 persen.
Sementara itu, tekanan jual terjadi pada saham-saham yang masuk daftar top losers. Saham Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) terkoreksi hampir 15 persen, diikuti Tunas Alfin Tbk (TALF) yang turun lebih dari 13 persen. Saham Bakrieland Development Tbk (ELTY), Visi Media Asia Tbk (VIVA), serta Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) juga ditutup melemah mendekati batas auto rejection bawah.
Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia terpantau ramai. Volume perdagangan mencapai 75,37 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp34,31 triliun dan frekuensi 3,72 juta kali transaksi. Seiring penguatan indeks, kapitalisasi pasar tercatat meningkat menjadi Rp16.622 triliun.
Baca Juga: IHSG Pekan Ini Bakal di Rentang 9.000-9.200, Aliran Modal Asing Masih Deras
Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor konsumer non-primer menjadi penopang terbesar dengan kenaikan lebih dari 2 persen, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap saham-saham berbasis konsumsi. Sektor energi juga menguat hampir 1 persen, didorong kenaikan saham-saham berbasis komoditas.
Selain itu, sektor infrastruktur, sektor primer, perindustrian, dan properti turut mencatatkan penguatan meskipun dengan kenaikan yang lebih terbatas. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 406 saham ditutup menguat, 323 saham melemah, dan 229 saham bergerak stagnan.
Di sisi lain, tekanan masih membayangi sejumlah sektor. Sektor transportasi menjadi yang paling tertekan dengan penurunan lebih dari 1 persen, diikuti sektor kesehatan, teknologi, keuangan, serta sektor barang baku yang ditutup melemah tipis.
Baca Juga: Deretan Saham Penghuni Top Losers di Tengah Lompatan Tinggi IHSG Sepekan
Dari pergerakan saham, sejumlah saham berkapitalisasi kecil mencatatkan lonjakan tajam dan masuk jajaran top gainers. Saham Ever Shine Tex Tbk (ESTI) memimpin penguatan dengan kenaikan lebih dari 34 persen, disusul Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), Trisula Textile Industries Tbk (BELL), Inocycle Technology Group Tbk (INOV), serta Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) yang melonjak di atas 30 persen.
Sementara itu, tekanan jual terjadi pada saham-saham yang masuk daftar top losers. Saham Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) terkoreksi hampir 15 persen, diikuti Tunas Alfin Tbk (TALF) yang turun lebih dari 13 persen. Saham Bakrieland Development Tbk (ELTY), Visi Media Asia Tbk (VIVA), serta Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) juga ditutup melemah mendekati batas auto rejection bawah.
(nng)
Lihat Juga :