Trader Aktif Pintu Futures Tumbuh Nyaris 500% di Kuartal IV-2025

Senin, 19 Januari 2026 - 19:37 WIB
loading...
Trader Aktif Pintu Futures...
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad (tengah). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perdagangan derivatif kripto semakin diminati masyarakat Indonesia. Tren tersebut tercermin dari kinerja Pintu Futures, produk milik PT Pintu Kemana Saja (Pintu), yang mencatat lonjakan signifikan jumlah Monthly Trading Users (MTU) pada kuartal IV-2025.

Secara tahunan (year-on-year/yoy), MTU Pintu Futures meningkat hampir 500% dibandingkan periode yang sama pada 2024. Pertumbuhan tersebut menegaskan meningkatnya minat trader domestik terhadap instrumen derivatif kripto sebagai alternatif strategi investasi di tengah dinamika pasar.

"Performa positif tidak hanya ditunjukkan dari kenaikan signifikan MTU, namun secara volume trading, perdagangan derivatif crypto di Pintu Futures meningkat dalam periode yang sama yakni kuartal IV 2025 dibandingkan dengan kuartal IV 2024 naik lebih dari 370%. Bahkan masih dalam periode tersebut, frekuensi perdagangan juga ikut naik lebih dari 300%. Kenaikan lainnya juga diperlihatkan dari pengguna aktif yang turut meningkat sebesar 226%, serta frekuensi deposit naik lebih dari 450%," ujar Head of Product Marketing Pintu Iskandar Mohammad dalam pernyataannya, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Kronologi Penipuan Trading Kripto Timothy Ronald, Korban Tergiur Flexing di Sosmed

Iskandar menambahkan bahwa perdagangan derivatif kripto memberi ruang bagi trader untuk mengoptimalkan strategi, baik dalam kondisi pasar naik maupun turun, melalui pengambilan posisi long atau short. Perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar.

"Trader dapat mengambil posisi long maupun short sesuai dengan analisis dan strategi masing-masing. Selain itu, kami juga menyediakan platform edukasi gratis melalui Pintu Academy yang dapat diakses maupun aplikasi Pintu, sebagai bekal bagi trader sebelum melakukan perdagangan futures atau derivatif crypto," kata dia.



Untuk mendukung aktivitas tersebut, Pintu Futures dilengkapi beragam fitur, antara lain advanced order type, initial margin buffer, adjustable leverage hingga 25x, price protection, serta fitur Take Profit dan Stop Loss. Selain itu, pengguna dapat memperdagangkan lebih dari 180 aset kripto yang tersedia di platform tersebut.

"Untuk terus mendorong peningkatan trading di Pintu Futures, kami memberikan reward dalam bentuk stablecoin USDT hingga Rp2 juta bagi pengguna PINTU yang melakukan trading pertama kali di Pintu Futures. Kami optimis, berbagai inisiatif dan produk inovatif yang kami hadirkan, dapat terus menarik minat masyarakat Indonesia terhadap perdagangan derivatif crypto menggunakan aplikasi yang terdaftar resmi di Indonesia," ujar Iskandar.

Baca Juga: Indonesia Resmikan ICEx, SRO Kripto Berizin OJK dengan Investasi Rp1 Triliun

Berdasarkan data Coinglass, total perdagangan derivatif kripto global sepanjang 2025 mencapai USD85,70 triliun atau sekitar Rp1.445 kuadriliun. Sementara di dalam negeri, data Bursa Kripto CFX mencatat nilai perdagangan derivatif kripto nasional periode September 2024 hingga September 2025 mencapai Rp73,8 triliun, yang menunjukkan ruang pertumbuhan masih terbuka luas.

"Masyarakat secara umum pasti sudah mengetahui bahwa derivatif crypto bersifat high risk high return. Untuk itu, persiapan yang matang sangat penting sebelum melakukan trading futures crypto, perketat manajemen risiko, dan terpenting adalah Do Your Own Research (DYOR) karena semua keputusan investasi atau trading adalah tanggung jawab setiap trader atau investor," tutupnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
OKX Rilis Agent TradeKit,...
OKX Rilis Agent TradeKit, Permudah Integrasi AI ke Bursa Kripto
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Indodax Pastikan Industri Kripto Kian Matang
Upbit Indonesia Bagikan...
Upbit Indonesia Bagikan 5 Langkah Memulai Investasi Kripto bagi Pemula
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Peluncuran CFX10 Tandai...
Peluncuran CFX10 Tandai Babak Baru Industri Kripto Indonesia
Rekomendasi
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved