Ringgit Mata Uang Paling Kuat di Asia, Rupiah 3 Terlemah

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:57 WIB
loading...
Ringgit Mata Uang Paling...
Ringgit Malaysia muncul sebagai mata uang terkuat di Asia, sementara rupiah Indonesia menduduki posisi tiga terbawah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Data kinerja mata uang terbaru menunjukkan bahwa ringgit Malaysia muncul sebagai mata uang terkuat di Asia. Sementara itu rupiah Indonesia menduduki posisi tiga terbawah, sebagai mata uang terlemah di awal tahun 2026.

Ringgit Malaysia mencatatkan kenaikan dengan persentase tertinggi di antara rekan-rekan regionalnya. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Malaysia di tengah volatilitas yang lebih luas di pasar valuta asing Asia.

Baca Juga: 10 Daftar Mata Uang Terkuat di Dunia Saat Ini, Dolar AS Urutan Terakhir

Di posisi puncak, ringgit memimpin dengan kenaikan 0,27%, mengungguli mata uang utama Asia lainnya. Tepat di belakangnya ada yuan China, yang mencatatkan penguatan 0,23%, diikuti oleh baht Thailand sebesar +0,20%.



Ketiga mata uang ini paling menonjol untuk menunjukkan apresiasi yang relatif kuat, menandakan ketahanan dalam ekonomi dan kondisi moneter masing-masing negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved